5 Tanya Jawab Seputar Investasi Reksa Dana, Part 2

5-tanya-jawab-seputar-investasi-reksa-dana-part-1
5 Tanya Jawab Seputar Investasi Reksa Dana, Part 1.
August 9, 2021
menyiapkan-biaya-nikah-dengan-investasi-reksa-dana-bisa-dong
Menyiapkan Biaya Nikah Dengan Investasi Reksa Dana? Bisa Dong!
August 16, 2021
Show all

5 Tanya Jawab Seputar Investasi Reksa Dana, Part 2

5-tanya-jawab-seputar-investasi-reksa-dana-part-2

Membahas mengenai investasi Reksa Dana, tentu ada banyak hal yang menjadi pertanyaan dibenak investor sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Dan ini adalah artikel lanjutan dari artikel sebelumnya tentang tanya jawab seputar investasi Reksa Dana yang banyak ditanyakan oleh investor maupun calon investor Reksa Dana. Apa saja tanya jawabnya?

  • Apa Saja Risiko Investasi Reksa Dana?

Apapun jenis investasi, pasti ada faktor risiko yang mengikutinya, begitu pula dengan investasi Reksa Dana. Dalam Reksa Dana paling tidak ada 3 risiko yang bisa terjadi.

Pertama, risiko berkurangnya nilai unit penyertaan Reksa Dana. Risiko ini terjadi karena harga pasar portofolio efek Reksa Dana mengalami penurunan. Penurunan harga tersebut dipengaruhi banyak faktor, , seperti kondisi pasar, tingkat suku bunga, situasi ekonomi dan politik, serta faktor eksternal lainnya.

Kedua, risiko likuiditas. Risiko likuiditas ini bisa terjadi ketika Manajer Investasi terlambat menyediakan dana pembayaran hasil redemption kepada investor. Hal ini bisa disebabkan karena banyaknya investor yang melakukan redemption Reksa Dana.

Ketiga, risiko wanprestasi atau risiko gagal bayar. Risiko ini bisa terjadi salah satunya ketika obligasi yang merupakan underlying Reksa Dana mengalami gagal bayar. Apakah Investasi Reksa Dana Aman?

Reksa Dana merupakan investasi yang aman, jika semua prosesnya dilalui dengan benar Reksa Dana adalah produk investasi legal yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam mengelola Reksa Dana, Manajer Investasi wajib sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Terdapat pula mekanisme pemisahan kekayaan Reksa Dana dari kekayaan Manajer Investasi ataupun kekayaan Bank Kustodian, yang menjadikan kekayaan Reksa Dana aman ketika Manajer Investasi atau Bank Kustodian bangkrut atau pailit.

Namun harus selalu Anda ingat bahwa Reksa Dana tidak menjanjikan imbal hasil tertentu. Risiko penurunan nilai investasi Reksa Dana pasti sangat mungkin bisa terjadi.

  • Apakah Bisa Mengelola Investasi Sendiri?

pengelolaan investasi pada Reksa Dana dilakukan oleh Manajer Investasi. Jadi, sebagai investor Anda hanya bisa menentukan kapan Anda akan melakukan transaksi jual ataupun beli unit penyertaan Reksa Dana. Sedangkan pengelolaan portofolio investasinya, sepenuhnya hanya dilakukan oleh Manajer Investasi.

  • Apa Tolak Ukur Kinerja Reksa Dana ?

Ada sejumlah parameter yang bisa digunakan untuk mengukur kinerja Reksa Dana. Salah satunya adalah dengan membandingkan Reksa Dana terhadap benchmarknya. Misalnya, untuk Reksa Dana saham, dibandingkan dengan IHSG. Informasi mengenai kinerja Reksa Dana dapat Anda temukan pada Fund Fact Sheet Reksa Dana tersebut.

  • Apa Harus Investasi Rutin?

Strategi dalam berinvestasi tentunya diputuskan oleh investor, sesuai dengan kondisi dan kemampuan keuangannya masing-masing. Untuk investasi rutin secara berkala setiap bulannya bisa menjadi pilihan strategi bagi investor yang memiliki pendapatan rutin bulanan yang tidak memiliki dana besar di awal untuk melakukan investasi secara lump sum.

Demikian 5 tanya jawab lanjutan seputar investasi Reksa Dana yang kiranya bisa menambah wawasan Anda seputar investasi Reksa Dana. Semoga bermanfaat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *