Angka Tagihan dan Cicilan Semakin Besar? Kendalikan Mulai Sekarang!

Jangan Ragu Berinvestasi, Reksa Dana Kini Ada yang Terproteksi
April 23, 2019
Perencanaan Keuangan Jangka Pendek & Panjang
April 26, 2019
Show all

Angka Tagihan dan Cicilan Semakin Besar? Kendalikan Mulai Sekarang!

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan kita juga akan terus bertambah. Mulai dari kebutuhan primer, hingga kebutuhan tersier. Hal inilah yang sering tidak disadari oleh kita, yang mana menyebabkan kita terkadang mengeluarkan dana kebutuhan dapat dikatakan besar pasak daripada tiang. Tak jarang untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan ini, kita memanfaatkan kredit atau pinjaman. Bukan hanya kebutuhan yang bertambah, adanya laju inflasi juga akan mempengaruhi harga-harga barang yang berdampak besar pada budget spend setiap bulan. Namun, wajar kah sebenarnya kita berhutang untuk memenuhi kebutuhan?  Beberapa orang memilih menggunakan kartu kredit atau layanan-layanan kredit online untuk membeli beberapa barang kebutuhannya. Sebenarnya, apabila dapat mengontrol penggunaan kartu kredit dan memiliki manajemen keuangan yang benar, memanfaatkan pembelian secara kredit tidak menjadi masalah. Akan tetapi, banyak orang yang memiliki kelebihan tagihan akibat tidak mengatur pengeluarannya. Hal ini lah yang membuat kita sebaiknya tidak membeli barang kebutuhan dengan mengandalkan cicilan atau berhutang.

Bagaimana sih cara untuk menghindari penggunaan kartu kredit atau kredit non- kartu untuk memenuhi kebutuhan? Ada beberapa cara untuk mengatasi bocornya keuangan yaitu,

  1. Menyesuaikan income dengan pengeluaran dengan mencatat semua kebutuhan dan membuat budget untuk setiap kebutuhan. Budget yang sudah dibatasi akan membuat kita berpikir untuk menggunakan uang lebih dan membuat kita menjadi lebih hati-hati dalam mengeluarkan uang,
  2. Mencatat barang-barang keperluan bulanan. Kita bisa memulai dengan membuat list barang-barang yang penting untuk kita beli dan barang-barang yang bukan merupakan kebutuhan utama. Bisa dimulai ketika hendak berbelanja bulanan. Dengan membuat list, kita bisa mengendalikan diri untuk tidak membeli barang-barang yang memang tidak diperlukan dan dapat menahan godaan diskon. Meski terlihat sepele, dampak dari adanya list belanja ini sangat besar, kita bisa menghemat pengeluaran untuk barang-barang yang sekiranya memang bukan prioritas.
  3. Membuat target pada tabungan. Sebaiknya kita memiliki target jumlah tabungan setiap tahunnya. Target ini akan membuat kita semakin semangat untuk menabung dan berhemat dalam berbelanja. Selain itu, menabung merupakan hal yang penting untuk dilakukan guna mengontrol keuangan. Meskipun dengan nominal sedikit, menabung setiap bulan harus dilakukan untuk membuat cadangan keuangan jika ada sesuatu yang benar-benar penting. Dengan adanya tabungan, hal-hal mendesak dapat diselesaikan tanpa menambah hutang.
  4. Kemudian, jika dirasa kebutuhan memang meningkat, cara lain adalah dengan menaikkan income. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menambah pemasukkan, salah satunya dengan berinvestasi.

Apakah Investasi Dapat Dimulai dari Nominal Dana yang Kecil?

Pasti Anda bertanya-tanya adakah investasi yang dapat dimulai dengan nominal dana kecil? Jawabanya ada! Jika dahulu investasi hanya dapat dilakukan dengan biaya modal yang besar, saat ini investasi dapat dilakukan dengan modal kecil menggunakan Reksa Dana. Reksa Dana adalah sebuah wadah investasi yang mana investor dapat menginvestasikan uangnya melalui Manajer Investasi untuk dikelola dan diinvestasikan ke dalam portofolio Efek berupa baham, obligasi, instrumen pasar uang. Berinvestasi dengan Reksa Dana benar-benar dapat dimulai dengan nominal kecil, bahkan saat ini ada beberapa Manajer Investasi yang memiliki Reksa Dana dengan minimum pembelian Rp 10.000,-

Meskipun dapat dimulai dari nominal yang kecil, Reksa Dana dapat memberikan imbal hasil bagi investor. Jadi, sebelum terlambat, yuk kita mulai dengan memikirkan lebih detail pengeluaran dan mencegah terjadinya over budget  setiap bulan. Jangan lupa juga untuk memulai berinvestasi sejak dini untuk mencegah bertambahnya angka cicilan dan tagihan di kemudian hari.

Sumber:finansialku.com/https://www.finansialku.com/menurut-perencana-keuangan-apakah-kita-boleh-hutang/05-10-2015/Di akses pada 25-03-2019, 15.30

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *