ARISAN GAYA BARU: DOLLAR COST AVERAGING

Kenali Pentingnya Berinvestasi dan Kenapa Tahapan Mengatur Keuanganmu
July 15, 2019
Mengenal Investasi ETF Di Indonesia
July 24, 2019
Show all

ARISAN GAYA BARU: DOLLAR COST AVERAGING

Banyak orang, terutama kaum wanita, suka ikut arisan. Alasannya bisa bermacam-macam, tetapi yang paling utama terdengar adalah agar bisa menabung sekaligus kumpul-kumpul dengan teman. Namun apakah benar arisan sama untungnya dengan menabung? Yuk kita telaah bersama!
Skema arisan yang umum berlaku di lingkungan kita adalah sebagai berikut:

Mira adalah salah satu panitia reuni SMU Sukses Selalu. Setelah reuni sukses diadakan, para panitia sepakat untuk tetap berkumpul setiap bulan untuk menyambung silaturahmi. Mereka setuju untuk mengadakan arisan, hitung-hitung menabung untung sekaligus kumpul-kumpul santai dengan teman. Ada 20 orang anggota panitia reuni yang setuju untuk mengadakan arisan dengan biaya arisan per bulan sebesar Rp 500.000,00. Pada bulan pertama, Andi sang ketua panitia reuni, beruntung mendapatkan kocokan pertama. Saat itu, Andi langsung dapat menikmati sejumlah uang sebesar Rp 10.000.000,00. Karena Andi mendapatkan kocokan pertama, maka Andi ditodong untuk mentraktir makan anggota panitia reuni lainnya di saat kocokan kedua. Pada bulan kedua, Wina, seksi acara, yang berhasil mendapat kocokan kedua. Ia pun menerima uang sebesar Rp 10.000.000,00 dan diwajibkan untuk mentraktir makan anggota lain di saat kocokan ketiga. Andi yang saat itu harus mentraktir makan anggota lain, akhrinya mengeluarkan uang sebesar Rp 1.500.000,00. Kondisi ini terus berjalan setiap bulan. Sayangnya, di bulan ketujuh, dari 20 orang anggota hanya 16 orang yang masih menyetor iuran arisan. Di bulan kesembilan, tinggal 10 orang yang masih rajin menyetor iuran arisan. Nama Mira keluar terakhir di bulan kesepuluh dan ia menikmati Rp 5.000.000,00 saja.
Apakah Mira mendapat untung? Jika dibandingkan dengan Andi ataupun Wina yang mendapatkan arisan di awal periode, tentu saja Mira tidak beruntung. Andi atau Wina dapat menggunakan uang arisan terlebih dahulu, bisa untuk modal dagang atau diinvestasikan ke pasar modal sehingga bisa mendapat untung. Hitung-hitung, untungnya bisa dipakai untuk mengganti uang traktiran. Sedangkan Mira, sudah mendapatkan arisan di bulan terakhir, masih harus mengeluarkan uang traktiran pula. Tidak mendapatkan finansial keuntungan, jadi lebih boros pula.
Kalau tujuan Anda ikut arisan adalah untuk menabung dan mendapatkan keuntungan finansial, maka tujuan Anda tidak akan tercapai. Lalu bagaimana caranya dong supaya tujuan menabung dan keuntungan finansial bisa terpenuhi? #yaREKSADANAaja

Anda dapat menggunakan strategi Dollar Cost Averaging untuk mulai berinvestasi di reksa dana. Apa sih yang dimaksud dengan strategi Dollar Cost Averaging? Begini gambarannya:
Mira memutuskan untuk berinvestasi di reksa dana saham. Uang yang sedianya dialokasikan sebagai uang arisan dialihkan untuk diinvestasikan di reksa dana saham tersebut. Setiap tanggal 5 setiap bulannya, Mira membeli unit penyertaan reksa dana saham sebesar Rp 500.000,00. Mira terus berdisiplin berinvestasi sampai tidak terasa sudah mencapai tahun kelima. Investasi Mira di reksa dana tersebut ternyata sudah mencapai Rp 45.000.000,00. Kebetulan anak Mira sudah akan mulai sekolah, Mira bisa mengambil hasil investasi di reksa dana saham tersebut untuk membayar uang pangkal sekolah anaknya.

Dalam 5 tahun, setara dengan 60 bulan, Mira terus berinvestasi sebesar Rp 500.000,00. Jika dihitung, uang Mira seharusnya terkumpul sebesar 60 x Rp 500.000,00 = Rp 30.000.000,00. Namun ternyata investasi Mira mencapai Rp 45.000.000,00 yang artinya Mira mendapatkan keuntungan sebesar Rp 15.000.000,00 atau bisa dikatakan mencapai keuntungan 50% selama 5 tahun. Dari hitungan kasar tersebut tentu saja kita bisa sepakat bahwa Mira lebih menikmati keuntungan finansial dengan berinvestasi di reksa dana dibandingkan dengan tetap terus melanjutkan mengikuti arisan. Dengan cara yang sama dengan arisan, Mira mendapatkan “bonus” yang lebih nyata.
Anda pun dapat mencontoh strategi Mira dalam berinvestasi di produk reksa dana pilihan Anda. Dengan secara disiplin menyisihkan sebagian dari gaji atau pendapatan Anda setiap bulan dan menginvestasikannya di reksa dana, niscaya Anda dapat menikmati hasil yang lebih baik dibandingkan Anda mengikuti arisan.
Lalu kalau tidak ikut arisan, saya jadi tidak bisa kumpul dengan teman-teman dong? Ah tidak juga, Anda dapat tetap menyapa teman-teman melalui gadget atau pun media sosial mereka dan bisa juga merancang janji temu secara berkala dengan mereka. Dan jika teman Anda curhat tentang dilema mengikuti arisan, Anda bisa memberikan solusi arisan gaya baru pada teman Anda tersebut sambil berkata,”#yaREKSADANAaja!”

Sumber : Manajer Investasi PT Danakita Investama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *