Gagal Merencanakan, Merencanakan Kegagalan!

Siapkan Dana Darurat dengan Berbagai Jenis Investasi Ini
December 30, 2018
Pengenalan Reksa Dana untuk Pemula
March 6, 2019
Show all

Gagal Merencanakan, Merencanakan Kegagalan!

Salah Satu kebutuhan yang tidak bisa kita tunda adalah biaya kebutuhan pendidikan anak, seperti yang kita tahu bahwa untuk para Orang Tua yang memiliki anak, hal ini menjadi sesuatu yang sangat serius untuk dipikirkan dan di rencanakan dengan sangat cermat.

KENAPA?

Karena dibandingkan dengan tujuan perencanaan keuangan untuk DP Rumah, Pernikahan, Ibadah dan Pensiun, biaya pendidikan anak ini tidak boleh meyisakan ruang kesalahan karena itu, apabila tidak merencanakan dengan tepat akibatnya bisa fatal.

Tidak seperti kebutuhan keuangan lain, seperti DP Rumah apabila kita belum cukup bisa kita tunda, Kalo perencanaan Dana Pensiun kita tidak sesuai yang kita harapkan kita bisa berhemat, atau biaya pernikahan tidak cukup kita bisa membuat lebih sederhana, tetapi kita tidak bisa menunda biaya Pendidikan untuk anak-anak kita, dikala mereka harus masuk SD atau masuk Universitas misalnya, bahkan terkadang orang tua sampai harus berhutang untuk bisa memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya. Hanya kabar baik nya buat para orang tua bahwa biaya pendidikan anak itu bisa diprediksi sesuai dengan umur dari anak kita, dan tujuan sekolah yang rencana akan dituju oleh anak kita.

 

Contohnya :

 

Apabila anak kita saat ini berumur 6-7 tahun , kita sudah langsung bisa menghitung berapa tahun lagi dana yang harus disediakan untuk masuk universitas, anggap sekitar 10 tahun lagi anak kita masuk Universitas, tinggal kita menentukan Universitas manakah yang akan di tuju apakah di dalam negeri , untuk universitas swasta yang lumayan bagus di Indonesia biaya untuk pendidikan sekitar 8 semester yang sekitar +/- Rp. 100 juta rupiah untuk jurusan ekonomi atau hukum, untuk jurusan kedokteran, tehnik tentu memerlukan biaya yang lebih dari segitu, di tambah biaya inflasi anggap saja 5 persen pertahun nya maka dana yang harus disiapkan adalah sekitar 162,9 Juta ,apabila kita merencanakan ke Universitas di luar Negeri minimal untuk sampai lulus kita harus mempersiapkan antara 1,5- 2 Milyar Rupiah.

 

Tinggal kita merencanakan ke Reksa Dana apakah Investasi kita akan kita tempatkan sesuai dengan profil resiko kita, dan karakteristik Reksa Dana dari paling conservative ke Agresive seperti yang kita tahu macam Reksa Dana saat ini adalah sebagai berikut :

 

  1. Reksa Dana Pasar Uang/Money Market dengan rata-rata imbal hasil 5-6%

 

  1. Reksa Dana Pendapatan Tetap dengan rata-rata imbal hasil 7-10%

 

  1. Reksa Dana Campuran dengan rata-rata imbal hasil 10-16%

 

  1. Reksa Dana Saham dengan rata-rata imbal hasil 15-20 %

 

Walaupun angka imbal hasil di atas bukan merupakan suatu jaminan pasti akan tercapai di masa mendatang. Namun setidaknya pernah tercapai di masa lalu, bahkan rata-rata imbal hasil setahun 2018 Reksa Dana Campuran dan Reksa Dana Saham di Shinhan Asset Management bisa mencapai return diatas 30%. Walaupun Ada kemungkinan pula mengalami kerugian. Besaran asumsi imbal hasil tersebut digunakan untuk mencari besaran nilai investasi yang dibutuhkan.

Dengan menggunakan angka asumsi imbal hasil yang paling kecil, untuk bisa mencapai Rp 162,9 juta dalam 10 tahun yang akan datang, besaran investasi yang perlu dilakukan adalah Reksa Dana pasar uang sebesar Rp 989,018 per bulan selama 10 tahun. Kalau pada Reksa Dana pendapatan tetap sebesar Rp 909,781 per bulan selama 10 tahun. Kalau pada Reksa Dana campuran Rp 788,612 per bulan selama 10 tahun, Kalau pada Reksa Dana saham Rp 584,551 per bulan selama 10 tahun. Semakin tinggi potensi imbal hasil Reksa Dana, maka semakin sedikit pula jumlah dana yang dibutuhkan untuk kita siapkan tiap bulannya. Tapi ketika mengalami gejolak, kemungkinan untuk tidak mencapai target yang diharapkan juga ada karena adanya risiko juga semakin tinggi.

Dengan pilihan Jenis Reksa Dana sesuai dengan resiko dan imbal hasil yang diharapkan, maka kita bisa merencanakan dengan cermat biaya pendidikan anak-anak kita, karena apabila kita gagal merencanakan maka kita merencanakan kegagalan untuk biaya pendidikan anak-anak kita. Hal tersebut dapat kita cegah dengan merencanakan keuangan dari jauh-jauh hari dengan berinvestasi di Reksa Dana. Jadi Untuk Perencanaan Biaya pendidikan anak anda dapat berinvestasi di Reksa Dana sesuai dengan profil kebutuhan anda

#yaREKSADANAaja.

 

 

 

sumber: PT Shinhan Asset Management Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *