Hal-hal Yang Perlu Dilakukan Sebelum Berinvestasi Reksa Dana

menimbang-manfaat-dan-risiko-investasi-reksa-dana
Menimbang Manfaat dan Risiko Investasi Reksa Dana
July 30, 2021
5-tanya-jawab-seputar-investasi-reksa-dana-part-1
5 Tanya Jawab Seputar Investasi Reksa Dana, Part 1.
August 9, 2021
Show all

Hal-hal Yang Perlu Dilakukan Sebelum Berinvestasi Reksa Dana

hal-hal-yang-perlu-dilakukan-sebelum-berinvestasi-reksa-dana

Langkah paling bijak sebelum melakukan sesuatu ialah mencari tahu hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dan dilakukan sebelum memulainya. Termasuk juga ketika hendak berinvestasi Reksa Dana. Sebagai investor yang bijak kita harus tahu hal-hal penting yang harus diperhatikan dan dipahami  dalam investasi yang akan kita lakukan.

 Selain pengetahuan dasar tentang Reksa Dana yang tentunya harus kita pahami, seperti mekanisme transaksi, cara kerja Reksa Dana, risiko, hak dan kewajiban dan sebagainya, kita juga harus mengetahui hal-hal yang perlu dilakukan sebelum memulai investasi Reksa Dana agar tujuan investasi kita dapat tercapai secara optimal, diantaranya:

  • Pilih Manajer Investasi yang Tepat

Memilih Manajer Investasi yang tepat ialah hal pertama yang perlu Anda dilakukan sebelum memulai investasi Reksa Dana. Seperti kita ketahui bahwa Reksa Dana dikelola oleh Manajer investasi, sehingga dapat dikatakan bahwa Manajer Investasi yang kita pilih berperan penting menentukan kinerja dan perkembangan dana investasi kita di Reksa Dana.

Selain tentunya memastikan legalitas Manajer Investasi, sangat penting bagi kita untuk mengetahui profil Manajer Investasi pilihan kita. Hal ini bisa dilakukan dengan membaca Prospektus dan Fund Fact Sheet Reksa Dana. Kita juga bisa mencari informasi tambahan melalui website Manajer Investasi tersebut. Penting pula untuk mengetahui  track record atau rekam jejak dari Manajer Investasi, bisa dilakukan antara lain dengan mencari informasi di media massa atau internet. Kemudian, pertimbangkan kinerja Manajer Investasi, apakah konsisten, juga biaya dan layanan yang diberikan. Total dana kelolaan Manajer Investasi juga bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih Manajer Investasi, karena hal tersebut secara tidak langsung menunjukan tingkat kepercayaan investor terhadap Manajer Investasi tersebut, namun bukan berarti bisa dijadikan satu-satunya alasan memilih, pertimbangkan hal-hal penting lainnya sebelum memutuskan untuk memilih Manajer Investasi pilihan. Yang penting harus dipahami bahwa Reksa Dana tidak bisa menjanjikan imbal hasil pasti, hindari Manajer Investasi yang menjanjikan imbal hasil pasti.

  • Pilih Reksa Dana sesuai tujuan investasi dan profil risiko

Cara mudah memilih jenis Reksa Dana adalah menyesuaikan dengan tujuan investasi dan tentunya profil risiko diri sendiri. Sangat penting bagi kita untuk mengetahui profil risiko diri sendiri, agar bisa memilih Reksa Dana yang tepat untuk kita. Tujuan investasi juga sangat penting untuk kita tentukan sebelum memulai investasi, agar investasi yang kita lakukan dapat mencapai tujuan yang optimal. Misalnya, jika kita merupakan tipe konservatif yang memiliki tujuan investasi short term 1 tahun, kita dapat memilih jenis Reksa Dana Pasar Uang. Sebaliknya, jika kita memiliki profil risiko agresif dan memiliki tujuan investasi long term di atas 5 tahun, kita bisa memilih jenis Reksa Dana Saham.

Cari informasi mengenai isi portofolio efek Reksa Dana pilihan, bisa melalui Fund Fact Sheet Reksa Dana tersebut. Pelajari pula perkembangan kinerja Reksa Dana, apakah konsisten. Kita juga bisa membandingkan beberapa Reksa Dana sejenis sebelum menetapkan pilihan, bandingkan kebijakan investasi, portofolio efek, kinerja, serta biaya.  

  • Pertimbangkan Nominal Dana Investasi

Hal lain yang perlu dipertimbangkan sebelum memulai investasi Reksa Dana ialah nominal dana investasi. Saat ini untuk mulai berinvestasi Reksa Dana bisa hanya dengan nominal minimum Rp.100.000 , bahkan beberapa Reksa Dana ada yang mulai dari Rp10.000. Sebaiknya selalu sesuaikan nominal dana investasi  dengan kondisi keuangan kita. Jangan sampai investasi yang kita lakukan mengganggu kebutuhan biaya hidup kita sehari-hari. Gunakan Strategi Investasi

Sebelum memulai investasi,  sebaiknya kita juga harus sudah menentukan strategi investasi. Bisa gunakan strategi lump sum, strategi Dollar Cost Averaging (DCA), strategi Constant Share (CS) atau strategi Value Averaging. Masing-masing strategi ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Anda bisa pilih strategi yang  sesuai dengan kondisi finansial Anda.

  • Konsisten dan Rutin

Untuk bisa mencapai hasil maksimal  kita harus tetap konsisten dengan tujuan investasi dan rutin melakukannya. Investasi secara berkala bisa menjadi pilihan bagi  kita yang tidak punya modal besar di awal investasi.

  • Perhatikan Kondisi Pasar

Bagi kita yang berinvestasi Reksa Dana secara sekaligus di awal (strategi lump sum), penting juga untuk kita memperhatikan kondisi pasar saat berinvestasi.

Mengetahui dan memahami kondisi pasar saat berinvestasi memang tidak mudah, namun sangat membantu  kita dalam menentukan keputusan untuk berinvestasi. Misalnya, berinvestasi di saat kondisi pasar menguat dengan harga Reksa Dana yang sedang rendah.

Sebagai investor  kita bertanggung jawab atas investasi yang kita  lakukan. JPelajari hal-hal seputar investasi yang kita lakukan dan perhatikan hal-hal penting sebelum memulai investasi.

Semoga Bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *