Hal Ini Wajib Diperhatikan Sebelum Berinvestasi Reksa Dana

Pihak yang Terlibat dalam Reksa Dana
December 1, 2019
Investasi yang Tepat bagi Kamu Para Milenial
December 3, 2019
Show all

Hal Ini Wajib Diperhatikan Sebelum Berinvestasi Reksa Dana

Hal Ini Wajib Diperhatikan Sebelum Berinvestasi Reksa Dana

Dari tahun ke tahun nilai dana kelolaan reksa dana di Indonesia terus meningkat  Lonjakan tersebut menunjukkan minat masyarakat yang besar terhadap reksa dana.

Di Indonesia pilihan investasi banyak ragamnya .Untuk itu, Reksa Dana lebih cocok bagi investor yang siap menerima risiko investasi. Bagi Anda yang berminat,  berikut hal-hal yang perlu anda ketahui tentang Reksa Dana

1. Reksa Dana Dikelola Manajer Investasi 

Reksa dana merupakan produk investasi yang dikelola manajer investasi dan diadministrasikan oleh Bank Kustodian. Dalam mengelola dana yang berasal dari nasabah, manajer investasi akan menempatkan dana yang terkumpul dari nasabah ke dalam portofolio efek, seperti, obligasi, dan saham, serta instrumen pasar uang seperti deposito. Sementara bank kustodian akan bertugas untuk menyimpan efek dan menyelesaikan transaksi administrasi reksa dana tersebut.

2. Reksa Dana Itu Praktis dan Mudah

Reksa dana adalah salah satu produk investasi yang praktis dan mudah untuk dimiliki. Semua kegiatan pengelolaannya akan ditangani manajer investasi yang tentunya telah dibekali keahlian. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa reksa dana sangat cocok bagi investor yang sangat sibuk dan tidak memiliki waktu untuk memilih-milih di mana dananya ditempatkan. Atau bahkan bagi mereka yang tidak memiliki pengetahuan yang baik terkait dengan kegiatan investasi. Namun, perlu diingat, anda tetap harus menjadi investor bijak, yang harus memahami dasar2 Reksa Dana, sehingga tidak hanya dibutakan oleh pencapaian return yang tinggi, dan bijaklah dalam memilih Manajer Investasi dan Reksa Dana. Selain mengecek apakah MI telah mendapatkan izin OJK atau Reksa Dana telah terdaftar/mendapatkan pernyataan efektif OJK, pertimbangkan track record dan pengalaman Manajer Investasi tersebut, cek portofolio efek yang menjadi underlying Reksa Dana. Hati2 terhadap Manajer Investasi yang menjanjikan return pasti, karena selayaknya produk investasi, Reksa Dana memiliki risiko investasi sehingga tidak bisa menjanjikan return.

3. UU No. 8 Tahun 1995 sebagai Dasar Hukum Reksa Dana

Reksa dana diatur dalam Undang-Undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995 “Reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.”

4. Cukup Rp10.000 untuk Memulainya

Reksa dana berbeda dengan investasi lainnya, yang pada umumnya akan membutuhkan sejumlah dana yang cukup besar. Untuk memulai investasi ini, investor dapat melakukannya dengan dana sebesar Rp10.000 saja.

5. Reksa Dana Bisa Dibeli Kapan Saja 

Reksa dana dapat dibeli kapan saja, baik secara lumpsum, maupun secara rutin setiap bulan melalui fasilitas autobedet.

7. Tak Perlu Mengelolanya Sendiri

Investor tidak akan mengelola sendiri dana reksa dananya. Sebab hal ini menjadi tanggung jawab manajer investasi yang memang bertugas untuk melakukan hal itu.

8. Bisa Dibeli atau Dijual secara Online

Reksa dana bisa dibeli dan dijual secara online maupun offline, baik di Manajer Investasi, Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), atau gerai penjualan Reksa Dana.   Cek Manajer Investasi, APERD, dan gerai penjualan resmi di website http://reksadana.ojk.go.id.

Baca prospektusnya dengan cermat telitilah dalam memilih Manajer Investasi dan Reksa Dana.

Sumber: https://www.cermati.com/artikel/20-hal-ini-wajib-diperhatikan-sebelum-berinvestasi-reksa-dana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *