Informasi Seputar Reksa Dana Pendapatan Tetap

pilih-mana-reksa-dana-saham-atau-reksa-dana-pasar-uang
Pilih Mana, Reksa Dana Saham Atau Reksa Dana Pasar Uang?
May 29, 2020
bagaimana-mengetahui-cara-memilih-reksa-dana-berdasarkan-return
Bagaimana Mengetahui Cara Memilih Reksa Dana Berdasarkan Return
June 10, 2020
Show all

Informasi Seputar Reksa Dana Pendapatan Tetap

informasi-seputar-reksa-dana-pendapatan-tetap

Ada berbagai jenis produk investasi Reksa Dana yang dapat digunakan dalam berinvestasi salah satunya adalah Reksa Dana Pendapatan Tetap. Sekilas dari namanya, jenis Reksa Dana ini seperti memberikan ‘pendapatan tetap’ kepada investor. Padahal tidak demikian.

Apa Itu Reksa Dana Pendapatan Tetap?

sama halnya dengan Reksa Dana jenis lainnya, Reksa Dana Pendapatan Tetap memungkinkan Manajer Investasi untuk mengumpulkan dana dari masyarakat untuk  diinvestasikan dalam portofolio efek secara profesional.

Perbedaannya terletak pada kebijakan pengelolaan dananya, jika Reksa Dana Pasar Uang diinvestasikan ke instrumen pasar uang dan/atau efek bersifat utang yang jangka waktu/jatuh temponya  tidak lebih dari 1 tahun,  Reksa Dana Pendapatan Tetap menginvestasikan dananya 80% pada efek bersifat utang  seperti obligasi atau sukuk. Jika Anda tipe investor yang mengharapkan potensi tingkat pengembalian yang stabil  dan mampu menerima risiko investasi yang lebih besar dari Reksa Dana Pasar Uang, Anda dapat mencoba berinvestasi di Reksa Dana Pendapatan Tetap.

Nilai aktiva bersih (NAB) dari Reksa Dana Pendapatan Tetap akan cenderung naik stabil dan tidak terlalu banyak berfluktuasi (naik-turun) dalam jangka waktu pendek.

 Kelebihan Reksa Dana Pendapatan Tetap

  1. Modal kecil

Sama halnya dengan jenis Reksa Dana pada umumnya, Reksa Dana Pendapatan Tetap juga tidak membutuhkan modal besar…

  • Fleksibel

Meskipun Reksa Dana jenis ini paling tepat jika dimanfaatkan untuk tujuan finansial jangka menengah, namun sifatnya tetap fleksibel dan bisa dicairkan kapan saja. Reksa Dana Pendapatan Tetap tidak terikat oleh jangka waktu, berbeda dengan deposito yang memiliki jatuh tempo.

  • Potensi Imbal Hasil Stabil

Reksa Dana Pendapatan Tetap memiliki potensi tingkat pengembalian hasil yang stabil karena memiliki aset seperti obligasi yang memberikan hasil berupa kupon secara berkala.

Risiko Reksa Dana Pendapatan Tetap

selain kelebihan, Reksa Dana Pendapatan Tetap juga memiliki risiko. Risiko fluktuasi merupakan risiko utama yang bisa saja terjadi termasuk pada efek utang seperti obligasi dan bahkan pada instrument pasar uang sekalipun.

Biasanya Manajer Investasi akan berusaha meminimalkan risiko fluktuasi dengan cara mengkombinasikan portofolio efek misalnya obligasi pemerintah dengan obligasi korporasi yang memiliki harga lebih stabil. Atau bisa juga dengan mengkombinasikan obligasi jangka panjang dengan obligasi jangka pendek yang risikonya lebih kecil.

Selain risiko tersebut, ada pula risiko lain seperti risiko likuiditas dan risiko gagal bayar yang bisa saja terjadi. Risiko likuiditas ini juga perlu diperhatikan karena obligasi lebih sulit diperjualbelikan jika dibandingkan dengan saham. Sedangkan risiko gagal bayar  bisa saja terjadi pada obligasi korporasi,

Sama dengan jenis investasi Reksa Dana yang lain, jenis Reksa Dana Pendapatan Tetap juga memiliki kelebihan dan resiko yang bisa terjadi. Nah, jadi bagaimana? Yuk, berinvestasi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *