Jangan Panik, Ini Tips Nyaman Investasi Reksa Dana Saham Meski Harga Turun

ingin-beli-mobil-baru-wujudkan-dengan-investasi-reksa-dana-ini
Ingin Beli Mobil Baru? Wujudkan Dengan Investasi Reksa Dana Ini
May 28, 2021
lebih-baik-mana-investasi-saham-atau-reksa-dana-saham
Lebih Baik Mana, Investasi Saham atau Reksa Dana Saham?
June 3, 2021
Show all

Jangan Panik, Ini Tips Nyaman Investasi Reksa Dana Saham Meski Harga Turun

jangan-panik-ini-tips-nyaman-investasi-reksa-dana-saham-meski-harga-turun

Pada Reksa Dana, jenis investasi yang risikonya paling tinggi adalah Reksa Dana Saham. Sama halnya berinvestasi saham individual, instrumen yang digunakan pada Reksa Dana Saham ialah saham. Jadi, risikonya pun seperti berinvestasi pada investasi saham biasa. Perbedaannya Reksa Dana Saham dikelola oleh Manajer Investasi professional dan ada prinsip diversifikasi sehingga dapat meminimalkan risiko.

Pada Reksa Dana Saham berisi efek-efek saham yang fluktuasinya sangat cepat, maka Reksa Dana Saham juga termasuk ke dalam investasi yang berisiko tinggi. Pergerakan pasar saham sangat cepat bahkan setiap menitnya bisa berubah. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor baik faktor internal maupun faktor eksternal.

Reksa Dana Saham cocok untuk tipe investor agresif atau yang berani mengambil risiko. Investor memilih Reksa Dana Saham untuk tujuan keuangan jangka panjang. karena meskipun berfluktuatif, potensi imbal hasil relatif lebih tinggi dibandingkan dengan Reksa Dana jenis lainnya. Jadi, bagi Anda yang memiliki Reksa Dana Saham jangan panik jika nilai saham bergerak naik turun.

Agar lebih nyaman dan tenang menghadapi pergerakan Reksa Dana Saham yang berfluktuasi, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan.

  • Menyesuaikan Dengan Profil Risiko

Hal paling awal ketika hendak memilih produk investasi ialah dengan menyesuaikannya dengan profil risiko. Kenali dahulu Anda termasuk ke dalam profil risiko yang mana, apakah konservatif, moderat atau agresif. Reksa Dana Saham termasuk produk investasi berisiko tinggi jadi lebih cocok untuk tipe investor agresif yang tahan dengan risiko. Jadi, jika Anda tidak siap dan mudah panik ketika nilai saham turun maka Anda tidak cocok memilih Reksa Dana Saham. Untuk tipe investor konservaif dan moderat Anda bisa memilih jenis investasi dengan risiko lebih rendah seperti Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, atau Reksa Dana Campuran.

  • Pastikan Ada Tujuan Keuangan

Tujuan keuangan atau target sangat penting dalam berinvestasi. Sebelum berinvestasi Anda harus punya prakiraan untuk tujuan apa berinvestasi. Misalnya untuk membeli rumah dengan nilai Rp 500 juta. Sehinga lebih memudahkan Anda menentukan arah investasi dan menentukan kapan waktunya kita bisa mencairkan sebagian atau seluruh dana investasi kita.

  • Investasi Jangka Panjang

Pada dasarnya, Reksa Dana Saham lebih cocok digunakan untuk investasi jangka panjang. Mengapa? Volatilitas  saham tidak cocok jika hanya untuk jangka waktu pendek..

  • Cost Averaging

Strategi dollar cost averaging (DCA) juga bisa Anda lakukan. Apa itu dollar cost averaging (DCA)? Yakni strategi investasi bertahap, atau rutin. Strategi DCA ini bisa dilakukan jika modal yang Anda miliki sedikit tetapi ingin rutin berinvestasi.

Pada intinya, dengan menerapkan strategi ini Anda tidak membeli Reksa Dana Saham dalam satu harga. Akan tetapi, karena Anda membelinya berulang (tidak dalam jangka waktu yang sama) maka sangat mungkin Anda mendapatkan harga bervariasi.  dengan nominal yang sama, Anda bisa mendapatkan jumlah unit penyertaan Reksa Dana yang berbeda .

  • Memilih Manajer Investasi dan Reksa Dana dengan benar

Jika ingin  tenang saat investasi Reksa Dana , pilihlah Manajer Investasi dan Reksa Dana dengan benar. Pertimbangkan pengalaman, rekam jejak, dan kinerja Manajer Investasi. Pelajari juga kinerja Reksa Dana, cek portofolio efek yang menjadi underlying Reksa Dana. Meskipun tidak harus sering-sering, namun Anda tetap harus memantau kinerja Reksa Dana Anda. Saat ini memantau Reksa Dana dapat dengan mudah Anda lakukan kapan dan dimana saja melalui AKSes KSEI.

Setelah itu Anda bisa menentukan langkah selanjutnya seperti menambah, menjual atau mengalihkan ke produk Reksa Dana lain.

Pilih Reksa Dana Saham untuk  investasi jangka panjang dan Anda bisa lakukan tips-tips diatas agar tetap nyaman berinvestasi Reksa Dana Saham. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *