Kelebihan Berinvestasi Di Reksa Dana

Hak yang Dimiliki Investor Reksa Dana
December 5, 2019
Show all

Kelebihan Berinvestasi Di Reksa Dana

Kelebihan Berinvestasi Di Reksa Dana

Seperti yang sudah kita ketahui, reksa dana adalah salah satu alternatif investasi yang cocok bagi investor yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi.

Secara umum ada 7 kelebihan berinvestasi di reksa dana dibandingkan dengan instrumen lainnya, yaitu sebagai berikut:

  1. Diversifikasi. Keuntungan utama berinvestasi dalam reksa dana adalah diversifikasi aset. Sebagai contoh, seorang investor dapat membeli saham di sektor Keuangan dan kemudian membeli beberapa saham lain di sektor Agrikultur pada saat yang bersamaan. Hal ini akan membantu investor untuk mengurangi dampak fluktuasi pasar dan meminimalisir kerugian pada portofolio investasi.
  2. Bisa mulai dengan nilai yang sangat terjangkau. Tidak sedikit investor yang tidak dapat membeli saham dengan uang yang mereka miliki terutama setelah dikurangi komisi. Namun, dengan reksa dana, investor dapat membeli saham dalam jumlah yang lebih kecil. Dengan reksa dana, investor tidak perlu lagi menunggu sampai memiliki banyak uang untuk mulai berinvestasi.
  3. Relatif sangat likuid. Likuiditas Keuntungan lain dari reksa dana adalah kemampuan untuk masuk dan keluar tanpa kesulitan. Investor dapat menjual reksa dana mereka dalam waktu singkat tanpa harus memikirkan perbedaan harga jual dan nilai pasar yang berlaku saat bertransaksi. Bandingkan dengan berinvestasi pada properti yang harus menunggu pembeli dengan harga yang sesuai.
  4. Profit lebih maksimal. Reksa dana memanfaatkan kekuatan kolektif untuk menurunkan biaya dan memaksimalkan profit. Misalnya, ketika kamu membeli satu buah apel, biayanya akan lebih rendah ketika selusin apel dibeli secara bersamaan. Ini juga terjadi dalam pembelian dan penjualan sekuritas. Dalam kegiatan jual-beli sekuritas, besar jumlah transaksi akan membantu mengurangi biaya transaksi.
  5. Dikelola olah profesional. Kegiatan investasi membutuhkan keterampilan finansial. Konsistensi dalam melakukan studi pasar pada berbagai macam industri dan perusahaan merupakan hal yang integral dalam berinvestasi. Untuk sukses dalam berinvestasi, kamu membutuhkan seorang profesional untuk mengelola uang portofolio Kamu. Di Indonesia, para manajer investasi telah memperoleh sertifikat Wakil Manajer Investasi dan/atau sertifikat global yaitu Certified Financial Analyst (CFA) yang memberikan mereka pengetahuan tentang dunia investasi.
  6. Proses yang mudah. Jika kamu sudah memiliki rekening bank, kamu dapat segera mulai berinvestasi. Karena semua dana terintegrasi dengan baik dengan sistem. Jika kamu menjual kembali reksa dana kamu uang akan tiba di rekening bank kamu. Ini adalah keuntungan utama berinvestasi di reksa dana. Kamu juga dapat berinvestasi melalui aplikasi online yang disediakan oleh partner investasi Manajer Investasi yang kamu inginkan.
  7. Diatur dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kegiatan investasi reksa dana di Indonesia diatur dengan baik oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini memberikan kenyamanan bagi para investor untuk berinvestasi. Tingginya tingkat transparansi pada kegiatan reksa dana bertujuan untuk membantu para investor mengambil keputusan berdasarkan informasi yang akurat dan aktual.

Strategi Berinvestasi

Secara garis besar, ada dua cara untuk berinvestasi, yaitu Cost Averaging, atau Lump Sum.

Cost Averaging adalah berinvestasi dengan rutin setiap bulannya dengan nominal yang tetap. Sementara Lump Sum adalah menyetorkan uang dalam jumlah besar lalu diendapkan sampai waktu pencairan.

Pada dasarnya, investasi dengan cost averaging lebih menguntungkan disaat market tidak pasti atau volatilitas tinggi. Karena kamu membeli dengan harga rata-rata, kamu akan “beli banyak” ketika harga turun yang jumlahnya juga akan ikut meningkat ketika harga tinggi.

Secara psikologis, beban pikiranmu juga akan lebih ringan dengan metode cost averaging. Bayangkan jika kamu investasi 100 juta, lalu besoknya harga turun. Investasi kamu akan turun lebih banyak dibanding jika kamu invest hanya 10juta.

Sumber: Manajer Investasi PT Syailendra Capital

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *