Kenal Lebih Mendalam Tentang Reksa Dana

Awas Investasi Bodong! Pahami Dulu Produknya Dengan Baik
October 10, 2018
Mau Atur Keuanganmu Dengan Benar? Ikuti Cara Ini!
October 19, 2018
Show all

Kenal Lebih Mendalam Tentang Reksa Dana

Ada banyak jalan yang dapat ditempuh untuk menjamin kestabilan keuangan kita di masa tua. Tunjangan pensiun pasti akan menjadi salah satu sumber keuangan yang pasti. Tetapi selain dari itu, kita dapat juga melakukan investasi. Investasi terbukti sebagai salah satu jalan paling menguntungkan untuk mengelola uang yang kita miliki kini agar menghasilkan laba besar di kemudian hari.

Memang investasi bukanlah sesuatu yang dapat dilakukan semua orang. Untuk berhasil dalam melakukan investasi, setidaknya kita harus memiliki pengalaman dan paham tentang seluk beluk jenis investasi tersebut. Baik itu investasi pasar uang, saham, obligasi ataupun sekuriti, jika kita masih pemula maka kamu pasti akan memiliki pertanyaan mengenai investasi manakah yang paling menguntungkan untuk kita? Bagaimanakah cara kerja investasi itu? Atau langkah apa saja yang harus dilakukan agar investasi kita tidak rugi?

Bagaimana jika semua pertanyaan kita tersebut dapat ditangani oleh seorang yang berpengalaman di bidang investasi. Kini dengan adanya reksa dana, investasi yang kita inginkan dapat dikelola oleh manajer investasi. Kita pasti akan merasa lebih aman dengan keputusan yang dibuat oleh manajer investasi tersebut. Berikut penjelasan tentang reksa dana dan cara investasi reksa dana menguntungkan.

Apa itu Reksa Dana?

Reksa dana adalah kumpulan dana masyarakat (investor) yang dikelola oleh manajer investasi ke dalam portfolio investasi. Portfolio tersebut dapat dalam bentuk saham, obligasi atau instrumen investasi lainnya. Jadi, kita hanya perlu menentukan jenis reksa dana apa yang kita inginkan dan kemudian manajer investasi akan mengelola modal kita. Sebagai imbalan dari jasa manajer investasi tersebut, sang manajer akan menerima dividen atau bunga yang dibukukan ke “Nilai Aktiva Bersih” (NAB) reksa dana tersebut. NAB adalah nilai yang menggambarkan total kekayaan bersih dalam reksa dana.

Mengenai jumlah uang yang dapat diinvestasikan ke reksa dana, kita tidak perlu khawatir jika tidak memiliki modal investasi yang besar. Reksa dana memiliki jenis produk  yang beragam, tetapi tidak semuanya membutuhkan dana yang besar. Kita bisa memulai investasi reksadana mulai dengan Rp 100.000 bahkan Rp 10.000 sekalipun.

Kini reksa dana juga termasuk sebagai salah satu produk perbankan. Jadi banyak bank memiliki izin penjual reksa dana. Dengan risiko yang rendah dan mudah diakses oleh masyarakat, reksa dana tidak salah lagi merupakan pilihan yang tepat bagi pemula dalam dunia investasi.

Cara Kerja Reksadana

Produk reksa dana dijual dalam satuan unit, jadi kita sebagai investor dapat membeli dalam jumlah unit dari modal uang yang kita miliki. Unit tersebut dikenal sebagai “Unit Penyertaan” (UP). Di dalam reksa dana, satuan terpenting yang perlu diperhatikan oleh nasabah adalah NAB/Unit Penyertaan (NAB/UP). NAB/UP merupakan harga wajar dari portofolio suatu reksa dana setelah dikurangi biaya operasional, kemudian dibagi jumlah Unit Penyertaan yang telah beredar (dimiliki investor) pada saat tersebut. Nilai NAB/UP berubah-ubah setiap harinya dikarenakan oleh transaksi pembelian dan penjualan reksa dana oleh para investor, harga pasar dari aset reksa dana dan perubahan dana kelolaan.

Jadi secara garis besar cara kerja reksa dana adalah sebagai berikut:

  1. Nasabah membeli Unit Penyertaan dari manajer investasi.
  2. Nasabah menerima Unit Penyertaan sesuai dengan harga NAB/Unit Penyertaan.
  3. Total dana yang dihimpuni manajer investasi diinvestasikan ke sejumlah instrumen sesuai kesepakatan nasabah.
  4. Nasabah menerima laporan tentang kinerja reksadana, komposisi aset, portfolio efek, dan perubahan harga NAB/Unit Penyertaan dari manajer investasi secara berkala.
  5. Saat nasabah merasa harga NAB/Unit Penyertaan memberikan laba yang memuaskan maka nasabah dapat menjual Unit Penyertaan ke manajer investasi.
Berikut ilustrasinya, misalkan kita ingin memiliki modal investasi sebesar Rp 1.000.000 dan ingin membeli reksa dana dari manajer investasi dengan harga NAB/UP Rp 1.000/Unit.Unit yang kita peroleh adalah 1.000 Unit Penyertaan. Secara berkala kita akan menerima laporan  penggerakan harga NAB/UP atau kita dapat memeriksanya sendiri di website manajer investasi tersebut.

Ketika harga NAB/UP mengalami kenaikan menjadi Rp 1.300/Unit. Jika kita merasa saat yang tepat untuk mengambil labanya, maka kita dapat menjual Unit Penyertaan yang kita miliki. Sehingga kita dapat menerima keuntungan sebesar Rp 300.000.

Berikut perhitungan keuntungannya, pada saat kita menjual Unit Penyertaaan 1.000 Unit x Rp 1.300 = Rp 1.300.000. Jadi, jumlah keuntungan kita Rp 1.300.000 dikurangi modal Rp 1.000.000 sehingga Rp 300.000.

Tetapi jika NAB/UP mengalami penurunan di periode tersebut lebih, maka nasabah akan merugi sesuai dengan selisih dari harga NAB/UP x Unit Penyertaan.

Keuntungan Reksa Dana Dibandingkan Investasi Lainnya

Investasi reksa dana memiliki beberapa keuntungan yang menonjol seperti:

1. Reksa dana dikelola oleh manajer yang profesional

Tidak semua kita memiliki waktu untuk mengatur investasi dan pengetahuan yang dalam mengenai instrumen investasi, khususnya menghitung resiko dari investasi. Dengan reksa dana, manajer investasi memiliki keahlian dalam pengelolaan dana dan memiliki waktu untuk riset, mengakses informasi serta menganalisa efeknya ke pasar investasi tersebut.

2. Resiko lebih rendah

Dengan reksa dana, investasi disebarkan atau di-diversifikasi dalam sebuah portfolio. Dengan begitu resiko akan menurun dibandingkan kita membeli satu jenis investasi saja. Jadi jika sesuatu situasi buruk terjadi pada salah satu instrumen investasi, instrumen lainnya tidak terganggu.

3.Transparasi informasi

Nasabah dapat menerima laporan perkembangan portfolio dari dana yang diinvestasikan secara berkala. Sebagian manajer investasi mengumumkan Nilai Aktiva Bersih setiap hari di surat kabar ataupun online.

4. Biaya yang rendah

Sehubung reksa dana merupakan kumpulan dana dari banyak investor yang dikelola secara profesional, maka efesiensi biaya transaksi tercipta seiring dengan besarnya kemampuan melakukan investasi.

Cara Investasi Reksa dana yang Menguntungkan

Setelah mengetahui informasi seputar reksa dana dan cara kerjanya, langkah berikutnya adalah yang terpenting yakni cara investasi reksa dana agar menguntungkan. Berikut langkah yang harus kita ikuti:

1. Tentukan Tujuan Investasi Reksa dana

Bagi kita memulai menginjak dunia investasi reksa dana, tentukanlah terlebih dahulu tujuan dari investasi reksa dana. Apa itu untuk keperluan masa tua atau apakah itu untuk keperluan penambahan penghasilan waktu dekat? Tujuan berinvestasi reksa dana akan mempengaruhi jangka waktu investasi dan jenis reksa dana yang sesuai untuk kita. Jika kita tidak mengetahui tujuan yang pasti, maka akan ada kemungkinan dimana kita akan merugi ketika ingin mencairkan Unit Penyertaannya.

2. Tentukan Jangka Waktu Reksa dana

Setelah menentukan tujuan maka sudah saatnya menentukan jangka waktu dari investasi reksa dana yang kita butuhkan. Tergantung dari jenis produk reksa dana, setiapnya memiliki jangka waktu yang berbeda-beda. Hal ini disebabkan masing-masing produk reksa dana memiliki ketentuan instrumen keuangan mana yang akan diinvestasikan oleh manajer investasi.

Contohnya jika kita ingin jangka waktu yang kurang dari setahun maka reksa dana pasar uang adalah pilihan yang tepat. Tetapi jika Anda ingin reksa dana dalam jangka waktu panjang, maka kita dapat memiliki reksa dana saham atau pendapatan tetap.

3. Kenali Jenis-Jenis Reksa dana

Ada banyak pilihan reksa dana yang tersedia di pasarannya, diantaranya adalah reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham, index, dollar, syariah, terproteksi dan penyertaan terbatas. Namun reksa dana yang paling popular adalah:

  • Reksa dana pasar uang
    Reksa dana ini menginvestasikan 80% dananya pada efek pasar uang yang berjangka kurang satu tahun seperti deposito, SBI (Sertifikat Bank Indonesia). Reksa dana ini memiliki resiko terendah dibandingkan produk lainnya, dan memiliki keuntungan yang tidak tinggi juga.
  • Reksa dana pendapatan tetap
    Reksa dana ini melakukan investasi 80% dari portfolionya di efek bersifat utang seperti obligasi. Dengan demikian resikonya lebih tinggi dari reksa dana pasar uang, begitu juga untuk labanya. Tetapi tidak setinggi reksa dana campuran ataupun saham.
  • Reksa dana campuran
    Reksa dana ini menanamkan investasi ke dalam efek ekuitas dan efek utang seperti saham, obligasi dan deposito. Jadi reksa dana ini memiliki keuntungan dan resiko lebih besar dari reksa dana pendapatan tetap tetapi lebih kecil dari reksa dana saham.
  • Reksa dana saham
    Sesuai dengan namanya 80% dari portfolionya akan diinvestasikan ke efek bersifat ekuitas atau saham. Saham umumnya berpotensi tertinggi dalam laba dan memiliki resiko yang tertinggi juga.

4. Pastikan Reksa dana Memiliki Izin

Berhubung banyaknya jumlah agen reksa dana di masyarakat dan berkembang jumlah permintaan pada investasi, ada kemungkinan manajer investasi tersebut tidak memiliki izin yang resmi. Reksa dana merupakan investasi legal dengan izin dari Otoritas jasa Keuangan (OJK). Maka pastikan memilih manajer investasi yang memiliki izin legal dari OJK agar menghindari penipuan.

Sebagian manajer yang menawarkan investasi dengan keuntungan sangat besar dengan resiko rendah, maka kita harus waspada dengan penawaran tersebut dan jangan tergiur. Pastikan manajer tersebut memiliki izin resmi OJK.

5. Baca Prospektus Reksa dana

Di dalam prospektus reksa dana, tersedia banyak informasi yang tidak boleh kita lewatkan. Jika kita ingin memulai investasi reksa dana, jangan pikir prospektus membosankan atau dapat melewatkannya begitu saja. Karena di dalam prospektus kita dapat mempelajari secara seksama tentang tujuan investasi dan kebijakannya, kinerja reksa dana, strategi investasi, biaya yang ditagihkan, informasi bagi investor dan profil finansial dari reksa dana.

Di bagian tujuan investasi dan kebijakannya, biasanya memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan yang optimal, tetapi dalam hal kebijakan dan cara pengelolaannya akan berbeda dari masing-masing reksa dana. Di dalam prospektus mengenai kinerja reksa dana, kita dapat melihat bagaimana sejarah kinerjanya pada masa lalu dan menilai reksa dana tersebut.

Prospektus juga menjelaskan tentang strategi yang akan digunakan dari reksa dana itu. Bagaimana dana yang telah terkumpul diinvestasikan ke dalam beberapa jenis instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau pasar uang. Jadi memahaminya terlebih dahulu sebelum menyetujuinya merupakan sesuatu langkah penting.

Biaya dari jasa manajer investasi juga tercantum di prospektus, baik itu biaya pembelian (Subscription Fee), penjualan (Redemption Fee), pengalihan (Switching Fee). Di bagian informasi bagi investor, kita dapat mengetahui minimum pembelian, tata cara pembelian, penjualan atau pengalihan, status hukum, Bank Kustodian yang bekerja sama, dan informasi lain yang terperinci untuk para investor. Dan informasi terpenting dari prospektus reksa dana adalah Nilai Aktiva Bersih dari awal periode hingga perkembangan NAB periode terkini di profil finansial reksa dana.

6. Pilih reksa dana secara bijaksana

Langkah terakhir yang perlu kita lakukan adalah menganalisa sejarah dari performa reksa dana tersebut. Kita sebagai seorang investor tentunya tidak ingin mempercayakan uang kita kepada manajer investasi yang selalu mengalami krisis atau penurunan dalam harga NAB/UB. Analisalah data dari performa manajer tersebut dari beberapa periode yang lalu dengan data yang tersedia di website mereka.

Jika dalam waktu beberapa periode sebelumnya manajer investasi tersebut mampu memberikan laba yang memastikan, kita dapat memilih manajer tersebut.

Jangan Salah Langkah Dalam Memilih Reksa dana

Dari semua informasi yang telah kita dapatkan tentang reksa dana, kita yang baru menginjak ke dunia investasi janganlah sampai salah dalam mengambil langkah pertama. Selalu lakukan riset dan ikuti langkah di atas. Dengan tersedia informasi secara online, kita juga dapat mempelajari lebih lanjut tentang reksa dana serta memahami produk dari manajer investasi. Jadikanlah investasi reksa dana sebagai salah satu tahap mendapatkan pengelolaan keuangan untuk di kemudian hari. Karena reksa dana dapat dimulai dari modal serendah Rp 100.000 bahkan Rp 10.000 saja dan memberikan bunga yang berlipat ganda dengan resiko rendah.

 

Artikel ini dikutip dari aturduit.com berjudul “ Cara Investasi Reksa Dana Menguntungkan ”  ditulis oleh Hernando Taniko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *