Manajer Investasi Reksa Dana: Peran dan Tips Berinvestasi melalui Manajer Investasi

Mau Belajar Investasi Saham? Reksa Dana Bisa Jadi Permulaan
August 7, 2019
Reksa Dana Pasar Uang: Apakah Memberikan Imbal Hasil Lebih Tinggi Daripada Deposito?
August 21, 2019
Show all

Manajer Investasi Reksa Dana: Peran dan Tips Berinvestasi melalui Manajer Investasi

Di dalam investasi Reksa Dana, ada pihak yang memiliki peran yang cukup kritikal yang disebut dengan Manajer Investasi (MI). Tugas MI dalam Reksa Dana tidak hanya bertugas untuk menentukan bagaimana kinerja portofolio investasi saja, namun MI juga memiliki peranan penting untuk dapat memberikan kepastian atas legalitas dan juga keamanan sebuah Reksa Dana. Oleh karena itu, sebaiknya seorang investor paham akan tugas dan kewajiban dari MI.

Tugas Manajer Investasi 

Apa yang menjadi tugas MI? Manajer Investasi atau MI ini adalah pihak yang diberikan kewenangan untuk mengelola aset investor, salah satunya adalah Reksa Dana. Yang perlu diingat, Reksa Dana merupakan sebuah kumpulan dana yang berasal dari berbagai investor, di mana dananya yang dikelola secara bersama dalam sebuah portofolio investasi.

Nantinya MI ini yang akan memilih dan memutuskan mana saja saham, obligasi, deposito ataupun surat berharga yang nantinya dibeli. Yang menjadi pertanyaan kini adalah jika sudah dibeli, kapan saham tersebut akan dijual, kapan sebuah obligasi dilepas, serta harus berapa banyak dana cash yang memang diperlukan untuk disimpan, dan yang lainnya. Dengan kata lain, seorang investor Reksa Dana menyerahkan semuanya secara penuh kepada Manajer Investasi berkaitan dengan semua keputusan investasi. Oleh karena itu, kinerja dari Reksa Dana sangat dipengaruhi oleh kepiawaian dari MI dalam meracik ataupun mengolah sebuah portfolio investasi.

Kewajiban dan Fee Manajer Investasi

Para MI memiliki kewajiban untuk menghitung Nilai Pasar Wajar dari Efek dalam portofolio Efek dari Reksa Dana setiap harinya dan menyampaikan kepada Bank Kustodian untuk dilakukan penghitungan Nilai Aktiva Bersih.

Lalu siapakah yang akan membayar MI? Karena pada dasarnya, semua investor akan membayar jasa MI lewat pemotongan biaya atas kekayaan yang diperoleh oleh Reksa Dana. Untuk masalah bayaran, fee MI dihitung berdasarkan dari persentase aset yang dikelola dan biaya fee tersebut dicantumkan secara terbuka di dalam prospektus Reksa Dana untuk dapat dibaca dan dipahami oleh semua calon investor sebelum pada akhirnya memutuskan untuk membeli Reksa Dana.

Syarat Manajer Investasi

MI tidak dapat menjalankan tugasnya jika belum memperoleh ijin Otoritas Jasa Keuangan. Dikarenakan nantinya MI akan bertugas mengelola dana dari masyarakat, maka proses memperoleh izin diatur sangat ketat. Sebelum ijin diberikan kepada MI, harus dipastikan MI mempunyai keahlian, pengalaman dan juga modal untuk mengelola portfolio investasi Reksa Dana.

Ingat ya Sobat Reksa Dana, jangan sampai MI yang dipilih adalah perusahaan yang ‘abal-abal’ yang sama sekali tidak memiliki kemampuan, kapasitas dan juga kapabilitas, sehingga ujung-ujungnya akan menyelewengkan dana investor. Oleh karena itu, sangat penting bagi seorang investor untuk memastikan terlebih dahulu bahwa MI telah mempunyai ijin dari OJK sebelum memutuskan untuk membeli Reksa Dana.

Menggunakan Manajer Investasi Cepat Membuat Anda Kaya?

Ternyata itu hanya mitos belaka, Sobat Reksa Dana. Prinsip investasi adalah high risk high return. Sekilas Reksa Dana menggiurkan bagi yang belum punya modal besar, namun jangan mudah percaya bahwa Reksa Dana dapat dengan cepat membawa keuntungan. Dari sisi profil risiko, Reksa Dana memang aman, tapi keuntungannya tidak bisa datang dalam waktu singkat persis sesuai prinsip diatas, low risk low return.

Ada petuah unik dari pakar Reksa Dana “Hukum investasi Reksa Dana itu seperti wine (minuman anggur). Makin lama disimpan, semakin mahal pula harganya”. Bagi yang punya modal kecil Reksa Dana bisa jadi pilihan, tapi yang perlu diingat adalah Anda baru bisa mendapatkan imbal hasil yang maksimal dengan Reksa Dana berjangka panjang. Agar mendapat imbal hasil besar, maka Anda harus menyimpan dalam jangka panjang.

Penting Menentukan Tujuan Investasi Melalui Manajer Investasi Reksa Dana 

Sebelum mengambil Reksa Dana, Anda juga sebaiknya memutuskan terlebih dahulu apa tujuan dalam mengambil produk Reksa Dana. Coba tanyakan dalam diri sendiri apakah untuk melanjutkan kuliah, membeli rumah, menikah, atau yang lainnya. Hal ini penting terkait naik turunnya imbal balik Reksa Dana yang membuat Anda harus mantap dengan tujuan investasi yang sudah ditentukan. Setelah mantap dengan tujuan investasi, tahap selanjutnya membeli produk Reksa Dana. Jika memang berminat berinvestasi melalui Reksa Dana, sekarang investasi Reksa Dana dapat dilakukan di Bank dan secara online.

Macam Laporan Penting dari Manajer Investasi yang Wajib Anda Pahami 

Sejauh ini, investor biasanya mengamati naik turunnya nilai investasi berdasarkan berita informasi kinerja perusahaan melalui publikasi laporan keuangan di media massa. Nah, apakah Anda juga mengerti bahwa Reksa Dana juga memiliki Laporan Keuangan? Secara umum Laporan Keuangan Reksa Dana terdiri dari 3 bagian utama yaitu:

  • Laporan Aset dan Kewajiban yang menginformasikan posisi aset, kewajiban, jumlah unit penyertaan dan Nilai Aktiva bersih per Unit Penyertaan perusahaan.
  • Laporan Laba Rugi Operasi yang mencatat pendapatan dan beban investasi yang ditanggung Reksa Dana.
  • Laporan Perubahan Aset Bersih yang menunjukkan transaksi subscription dan redemption Reksa Dana.

Tips Memilih Manajer Investasi

Walaupun mempunyai peranan yang cukup penting, namun ternyata masih banyak investor dari Reksa Dana yang hampir tidak pernah memberikan evaluasi atas kinerja Manajer Investasi. Karena biasanya investor hanya semata-mata melihat berdasarkan dari besarnya nilai imbal hasil yang mereka dapat saja. Lalu berapakah besarnya nilai imbal hasil yang didapat? Biasanya semakin besar imbal hasil sebuah produk maka akan semakin baik kinerja MI-nya dan produk yang dibawahinya akan sering diburu. Namun, akibat tergiur imbal hasil yang besar, seolah kita lupa ataupun mengabaikan pengecekan, track record, dan juga keabsahan dari lembaga yang mengelola investasi tersebut.

Karena alasan itu, banyak investor yang terjebak dengan investasi ‘bodong’ atau penipuan. Di mana biasanya yang terjadi adalah sang pengelola dana telah kabur, dan investor tidak dapat berbuat apa- apa. Sebenarnya risiko dapat dikurangi terlebih dahulu jika Anda sebagai seorang investor telah memastikan legalitas perusahaan pengelola dana sebelum mulai berinvestasi. Jangan lupa untuk mengecek data MI yang sudah mendapatkan izin OJK di website official Reksa Dana di Reksa Dana.ojk.go.id ya, Sobat Reksa Dana!

Source : https://www.cermati.com/artikel/manajer-investasi-reksa-dana-tugas-kewajiban-dan-cara-memilihnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *