Mengenal 4 Strategi Yang Bisa Diterapkan Dalam Investasi Reksa Dana

capai-target-resolusi-dengan-mulai-berinvestasi-reksa-dana
Capai Target Resolusi dengan Mulai Berinvestasi Reksa Dana
June 22, 2021
jangan-lupa-evaluasi-kinerja-investasi-reksa-dana
Jangan Lupa Evaluasi Kinerja Investasi Reksa Dana
June 24, 2021
Show all

Mengenal 4 Strategi Yang Bisa Diterapkan Dalam Investasi Reksa Dana

mengenal-4-strategi-yang-bisa-diterapkan-dalam-investasi-reksa-dana

Berinvestasi merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menjamin kehidupan di masa yang akan datang. Ada berbagai pilihan investasi, mulai dari investasi properti, investasi dalam bentuk perhiasan atau emas, hingga investasi pada instrumen surat-surat berharga seperti saham, obligasi, atau Reksa Dana. Reksa Dana menjadi salah satu jenis investasi yang populer dan diminati oleh masyarakat.

Reksa Dana sendiri dapat diartikan sebagai investasi dengan sistem pengelolaan dana dilakukan oleh Manajer Investasi atau dalam kata lain portofolio investasi dibuat dan dikelola oleh Manajer Investasi tentu dengan strategi dan manajemen yang tepat untuk kepentingan investor.

Meskipun Reksa Dana dikelola oleh Manajer Investasi, yang akan melakukan upaya terbaiknya dalam memaksimalkan kinerja Reksa Dana, namun investor tetap perlu menerapkan strategi dalam berinvestasi Reksa Dana. Tentunya strategi investasi dipilih investor karena pertimbangan kondisi keuangan, dan tujuan investasi. Berikut beberapa strategi investasi yang umumnya digunakan investor

Strategi Lump Sump

Strategi Lump Sump ialah strategi dimana investor menginvestasikan seluruh dananya di awal  pada saat pembelian unit penyertaan Reksa Dana. Jadi, selanjutnya investor hanya akan membiarkan dananya bergerak naik turun sesuai dengan pergerakan pasar hingga saat investor memutuskan untuk menjual atau mencairkan dananya kembali. Agar mendapatkan hasil optimal, strategi ini dilakukan pada saat kondisi pasar menguat dengan harga Reksa Dana yang sedang rendah.

Strategi market timing

Investor harus benar-benar jeli untuk melakukan strategi ini. Investor harus memahami kapan waktu yang tepat untuk membeli dan sebaliknya kapan pula waktu yang tepat untuk menjual. Pembelian Reksa Dana dilakukan ketika kondisi pasar menguat dengan harga Reksa Dana (Nilai Aktiva Bersih (NAB)/UP) sedang rendah. Dengan begitu, investor bisa mendapatkan jumlah unit yang lebih banyak dengan harga yang lebih rendah. Kemudian menjual Reksa Dana pada saat harga sedang tinggi, sehingga investor bisa mendapatkan imbal hasil optimal dari selisih harga jual dan beli.

kesulitan dari strategi ini ialah cara menentukan kapan titik rendah harga Reksa Dana ketika melakukan pembelian Reksa Dana saat pasar menguat. Anda bisa lakukan dengan mengamati Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pergerakan pasar. strategi ini juga akan optimal dilakukan oleh investor yang  memiliki modal langsung  di awal

Strategi Dollar Cost Averaging (DCA)

Strategi ini ialah strategi investasi dimana investor melakukan investasi secara rutin dalam jumlah yang sama. Investor bisa melakukan pembelian unit penyertaan Reksa Dana setiap sebulan sekali atau tiga bulan sekali selama periode tertentu. Karena pembelian dilakukan di waktu yang berbeda maka harga NAB per unit penyertaan bisa saja berubah sehingga jumlah unit yang didapatkan juga bisa berbeda meskipun jumlah dana yang diinvestasikan sama.

Strategi ini bisa menjadi pilihan  bagi investor yang memiliki pendapatan rutin bulanan dan ingin berinvestasi secara rutin meskipun dalam jumlah yang tidak banyak. Strategi ini juga tidak mempertimbangkan harga pasar ketika melakukan pembelian. Jadi, bagaimana pun harga pasar tetap melakukan pembelian secara rutin.

Strategi Constant Share (CS)

Secara sederhana strategi CS ini mengacu pada jumlah unit penyertaan yang diperoleh saat melakukan pembelian bukan jumlah nominal  yang dikeluarkan ,Jadi, secara rutin investor akan berinvestasi dengan jumlah unit penyertaan yang sama namun tentu nominal yang dibayarkan akan berbeda karena mengikuti harga NAB per unit penyertaannya.

Strategi Value Averaging

Strategi ini ialah strategi dimana investor menetapkan nilai investasi yang tetap dan berkala. Misalnya, jika investor ingin nilai investasinya bertambah Rp 1juta per bulan, maka pada bulan pertama ia menyetor dana Rp1 juta. Kemudian di bulan kedua nilai investasi bertambah menjadi Rp1,1 juta maka di bulan ini investor tinggal menambah dana sebesar Rp 900 ribu, begitu di bulan-bulan berikutnya.

Itulah strategi-strategi yang umum dan bisa digunakan ketika berinvestasi Reksa Dana agar mendapatkan manfaat  yang maksimal dan kita dapat mengelola keuangan sesuai dengan keinginan kita. Mana yang cocok dengan Anda? Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *