Mengenal Investasi ETF Di Indonesia

ARISAN GAYA BARU: DOLLAR COST AVERAGING
July 17, 2019
Cara Aman Membeli Reksa Dana Online
July 25, 2019
Show all

Mengenal Investasi ETF Di Indonesia

Perkembangan Investasi di Indonesia setiap tahunnya semakin meningkat. Masyarakat Indonesia perlahan tapi pasti semakin melek terhadap pentingnya investasi, dan perkembangan industri terus memudahkan masyarakat dalam berinvestasi, antara lain didukung dengan kemudahan berinvestasi melalui perusahaan fintech dan meningkatnya keberagaman jenis produk investasi. Untuk kamu yang ingin melakukan investasi secara mudah dengan risiko yang terdiversifikasi, kamu akan cocok untuk berinvestasi pada Reksa Dana. Dan untuk kamu yang membutuhkan efisiensi, transparansi, dan fleksibilitas lebih, kamu dapat mempertimbangkan investasi melalui ETF.
ETF atau Exchange Trade Fund adalah suatu Reksa Dana yang dapat diperdagangkan di Bursa. Dengan demikian, ETF memiliki karakteristik reksa dana, seperti pengelolaan investasi secara profesional yang terdiversifikasi. Fitur yang menjadi nilai tambah ETF dibandingkan Reksa Dana konvensional adalah adanya tercatatnya ETF di Bursa, sehingga ETF dapat diperdagangkan di Bursa Efek. ETF menggabungkan manfaat-manfaat investasi melalui Reksa Dana dengan fleksibilitas transaksi pada saham.

Pada dasarnya, ETF sama saja dengan Reksa Dana pada umumnya, namun dengan keunggulan tambahan dapat diperjualbelikan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) selama jam perdagangan berlangsung di Bursa. Perdagangan ETF sendiri dapat dilakukan melalui 2 cara, yaitu pada pasar primer (melalui Dealer Partisipan) dan pada pasar sekunder (melalui Broker di Bursa Efek Indonesia).
Apakah pengelolaan ETF lebih longgar dibandingkan Reksa Dana biasa? Sebagaimana halnya Reksa Dana pada umumnya, semua peraturan atas Reksa Dana tetap berlaku pada ETF, bahkan ETF juga mendapat pengawasan tambahan dari Bursa Efek dan KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia). Dengan demikian, ETF memiliki pengawasan berlapis mulai dari Bank Kustodian, KSEI, BEI, hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Salah satu bagian dari pengawasan berlapis ini juga mewajibkan ETF menyediakan transparansi portofolio ETF secara harian, sehingga kita bisa melihat aset investasi ETF setiap hari. Sebagai perbandingan, Reksa Dana umumnya hanya menyediakan posisi 5 s.d. 10 investasi tertinggi dalam lembar fakta (fund fact sheet) yang diterbitkan secara bulanan.

Perkembangan ETF di dunia sudah di mulai sejak tahun 1993. Sedangkan di Indonesia sendiri, ETF saham pertama kali diluncurkan pada tahun 2007, yaitu Premier ETF LQ45 yang diluncurkan oleh PT. Indo Premier Investement Management (IPIM). IPIM adalah Manajer Investasi yang berfokus di pengelolaan produk Exchange Traded Fund (ETF) dan menjadi penyedia ETF terbesar di Indonesia.
Sebagai pionir ETF, IPIM selalu berusaha memberikan solusi investasi melalui keberagaman tema produk ETF yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Sampai dengan saat ini, sudah terdapat 25 ETF yang ada di Indonesia, dan 11 diantaranya dikelola oleh IPIM.

Sumber Artikel dari Manajer Investasi PT Indo Premier Investment Management

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *