Reksa Dana Indeks, Pengertian dan Perbedaannya Dengan Reksa Dana Konvensional

mau-investasi-tapi-serba-terbatas-reksa-dana-solusinya
Mau Investasi Tapi Serba Terbatas? Reksa Dana Solusinya
December 1, 2020
Show all

Reksa Dana Indeks, Pengertian dan Perbedaannya Dengan Reksa Dana Konvensional

reksa-dana-indeks-pengertian-dan-perbedaannya-dengan-reksa-dana-konvensional

Ada 4 jenis Reksa Dana yang umum diketahui oleh investor, yaitu Reksa Dana pasar uang, Reksa Dana pendapatan tetap, Reksa Dana campuran, dan Reksa Dana saham. Namun, tahukah bahwa ada lagi jenis Reksa Dana selain keempat jenis tersebut, yaitu Reksa Dana indeks. Apa itu Reksa Dana indeks? 

Reksa Dana indeks adalah Reksa Dana yang portofolio investasinya mengacu pada indeks tertentu sebagai acuan, baik itu indeks obligasi maupun indeks saham.

Reksa Dana indeks juga dapat dibeli dan dijual sewaktu-waktu pada setiap hari bursa. RDi Indonesia sendiri, sudah terdapat beberapa Reksa Dana indeks. Namun perkembangannya masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Reksa Dana konvensional. .

Perbedaan Reksa Dana Indeks dan Reksa Dana Konvensional

Perbedaan mendasar antara Reksa Dana konvensional dan Reksa Dana indeks adalah sistem kerjanya. Kinerja Reksa Dana konvensional dipengaruhi oleh Manajer Investasi (MI) yang selalu berupaya mengalahkan indeks pembanding. Sedangkan di Reksa Dana indeks, MI berusaha untuk menyamai indeks acuannya.

Sistem Kerja Reksa Dana Konvensional

Sistem kerja dari Reksa Dana konvensional adalah dana investasi Reksa Dana  dikelola oleh MI dengan menempatkan investasi pada portofolio efek seperti saham, obligasi maupun instrumen pasar uang.

Pada umumnya tujuan pengelolaan tersebut adalah memberikan hasil di atas indeks pembanding. Misalnya, jika IHSG dalam suatu periode mengalami kenaikan 10 persen, maka Reksa Dana saham ditargetkan memberikan hasil lebih tinggi dari 10 persen.

Begitu pula dengan Reksa Dana pendapatan tetap yang berinvestasi di obligasi. MI akan berupaya agar hasil investasi melebihi dari indeks obligasi. IHSG ataupun Indeks Obligasi selalu dijadikan sebagai pembanding, biasa disebut dengan Benchmark.

Sistem Kerja Reksa Dana Indeks

Jika Reksa Dana konvensional berusaha mendapatkan hasil diatas benchmark, Reksa Dana indeks memiliki target untuk menyamai hasil benchmark. Sistem kerja Reksa Dana indeks adalah secara pasif menyusun portofolio investasi menyerupai indeks acuannya.

Komposisi Reksa Dana Indeks mirip dengan indeks acuan, maka hasilnya juga akan mirip dengan indeks acuannya. Sistem kerja ini dikenal dengan passive management strategy. Dengan cara pengelolaan secara pasif maka biayanya lebih efisien karena MI tidak melakukan pengelolaan secara aktif.

Hasil kinerja Reksa Dana ini tidak dilihat dari seberapa besar return atau imbal hasil yang dihasilkan melainkan dari selisih antara return Reksa Dana dengan indeks acuan. Semakin besar selisihnya, tetap dianggap tidak baik karena tujuannya adalah menghasilkan tingkat return yang setara dengan return indeks yang ditirunya.

Ketika memilih Reksa Dana indeks, artinya kinerja investasi sepenuhnya akan tergantung dengan kondisi pasar bursa. Berbeda dengan Reksa Dana konvensional, yang hasilnya bergantung pada kinerja MI dalam mengelola dana kelolaan.

Bagaimana? Reksa Dana indeks ini bisa jadi salah satu pilihan kamu untuk memulai investasi di Reksa Dana. Selamat Berinvestasi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *