Reksa Dana, Investasi Tepat Untuk Kita?

Duh, Jangan Sampai Kena Investasi Bodong!
November 16, 2018
Pasangan Resign, Bagaimana Atur Keuangan Rumah Tangga?
November 28, 2018
Show all

Reksa Dana, Investasi Tepat Untuk Kita?

Masih banyak masyarakat yang takut berinvestasi. Alasannya beragam. Ada yang takut rugi, punya keberanian tetapi ragu karena beranggapan memerlukan modal besar, dan ada juga yang memiliki keinginan investasi bahkan memiliki cukup modal tapi tidak punya waktu untuk mengelolanya.

Kalau seperti itu, bagaimana bisa memiliki masa depan yang nyaman dan menjalani kehidupan masa tua dengan bahagia tanpa perlu was-was soal keuangan? Maka itu, kelola keuangan Anda dimulai dari ber-reksa dana.

Kenapa Reksa Dana?

Reksa Dana dalam Pusaran Investasi Digital

Kemajuan teknologi sudah tidak bisa dianggap main-main, semua hal berubah. Kini, orang berlomba-lomba melakukan segala sesuatu secara digital, salah satunya investasi.

Saat ini banyak sekali platform investasi yang bisa diakses melalui perangkat digital seperti aplikasi di smartphone, serta laman website.

Salah satu investasi yang cocok untuk investor pemula yaitu reksa dana. Jenis investasi ini pun sudah terdigitalisasi, jadi Anda tidak perlu repot-repot mendatangi bank atau sekuritas untuk membuat akun dan menyetorkan dana investasi Anda, cukup viasmartphone Anda.

Sebelum memulai berinvestasi reksa dana, pastinya Anda ingin tahu apa saja manfaat jika investasi reksa dana ‘kan?

Manfaat Berinvestasi Reksa Dana

Berikut adalah manfaat yang Anda dapat jika Anda berinvestasi reksa dana:

#1 Reksa Dana Memberikan Akses yang Mudah

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk berinvestasi reksa dana. Pertama, Anda bisa berinvestasi melalui bank penyedia reksa dana, umumnya setiap bank ternama di Tanah Air menjual produk investasi reksa dana.

Kedua, reksa dana juga diperdagangkan di berbagai e-commerce di Indonesia sebagai bentuk kerja sama antara perusahaan Manajer Investasi atau agen penjual dengan e-commerce, jadi sambil belanja online, bisa sekalian beli reksa dana.

Terakhir, yang banyak dipilih oleh orang-orang adalah berinvestasi langsung melalui Manajer Investasi (MI), baik melalui sekuritas ataupun agen penjual reksa dana lain seperti perusahaan-perusahaan fintech.

Jika Anda berinvestasi lewat perusahaan fintech, pastikan perusahaan tersebut telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ya!

#2 Investasi Reksa Dana Bisa Dimulai dengan Modal Minim

Jika Anda berpikiran investasi hanya untuk orang berduit, itu salah besar. Sekarang Anda bisa berinvestasi reksa dana mulai dengan Rp100.000,00 saja.

Bahkan untuk beberapa produk, Anda bisa mulai investasi dengan nominal pembelian Rp10.000 saja, terjangkau bukan?

Jadi untuk Anda yang belum berinvestasi dengan alasan, investasi itu mahal, harus dengan modal besar, Anda wajib coba investasi jenis ini.

#3 Aman dan Transparan

Investasi reksa dana dalam pengelolaannya terbilang aman karena dana investor disimpan oleh pihak yang bernama bank kustodian. Bank kustodian adalah bank umum yang telah mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk bekerja sama dengan Manajer Investasi (MI) untuk mengurus administrasi dan menyimpan kekayaan reksa dana.

Pada saat investor menyetorkan sejumlah dana untuk diinvestasikan di reksa dana, dana tersebut tidak disetorkan ke rekening perusahaan Manajer Investasi, tetapi disetorkan ke rekening atas nama reksa dana yang ada di bank kustodian.

Sedangkan dalam aspek transparansinya, pengelola reksa dana wajib menerbitkan prospektus yang berisi semua informasi tentang reksa dana, menerbitkan laporan bulanan kinerja reksa dana, mengumumkan harga NAB/unit setiap hari di surat kabar dan mengirimkan laporan bulanan saldo dan ringkasan transaksi reksa dana kepada Investor.

#4 Berada di Bawah Pengawasan OJK

Sebagai salah satu produk pasar modal, produk ini diatur secara ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Setiap produk reksa dana yang akan diterbitkan dan dipasarkan kepada investor telah terlebih dahulu dilaporkan dan mendapatkan persetujuan dari OJK.

#5 Pengelolaan oleh Manajer Investasi Profesional

Dalam peraturannya, reksa dana dikelola oleh perusahaan Manajer Investasi yang bertanggung jawab penuh terhadap seluruh kegiatan pengelolaan dan kinerja pertumbuhan reksa dana.

Manajer Investasi akan menggantikan tugas investor dalam mengelola investasinya. Sebagai imbalannya, perusahaan Manajer Investasi mendapatkan Imbalan Pengelolaan (Management Fee) yang akan dibebankan pada reksa dana itu sendiri.

#6 Diversifikasi atau Pembagian Aset ke Beberapa Emiten

Dalam berinvestasi reksa dana, investor tidak dapat memilih saham atau obligasi sendiri.

Manajer Investasi lah yang akan menentukan ke mana uang Anda akan diputar.

Manajer Investasi akan mengelola uang Anda di pasar saham, obligasi, serta efek lainnya seperti pasar uang menjadi suatu portofolio.

Oleh karena itu, dengan membeli satu produk reksa dana, investor secara tidak langsung telah membeli beberapa efek/emiten sekaligus. Konsep inilah yang disebut dengan diversifikasi aset.

#7 Insentif Pajak

Hasil investasi reksa dana bukan merupakan obyek pajak. Kenapa? Karena reksa dana juga menjadi subyek pajak yang memiliki kewajiban perpajakan sesuai tarif yang berlaku.

Sehingga, segala aktivitas pengelolaan portofolio reksa dana telah dikenakan pajak dan semua itu telah tercermin di dalam harga NAB/unit yang dihitung setiap hari.

#8 Likuiditas Tinggi atau Mudah Dicairkan

Salah satu kelebihan reksa dana adalah likuiditasnya yang tinggi. Artinya, investor dapat mencairkan reksa dana dengan mudah dan cepat, setiap saat.

Dana hasil pencairan Reksa dana dapat diperoleh mulai dari T+1 sampai dengan maksimal T+7 sejak tanggal instruksi pencairan reksa dana dilakukan, tergantung dari jenis Reksa dana yang dimiliki.

#9 Imbal Hasil yang Menarik

Dari seluruh alasan yang telah disebutkan di atas, hal yang paling utama sebenarnya adalah potensi imbal hasil dari reksa dana yang menarik dalam jangka panjang.

Tentunya, potensi imbal hasil tersebut berkaitan erat dengan jenis reksa dana dan jangka waktu investasi yang dipilih, sehingga dapat menjadi alternatif dalam mempersiapkan masa pensiun, dana pendidikan dan berbagai rencana jangka panjang lainnya.

 

Meski banyak kelebihan, Anda tetap harus paham ya seluk beluk reksa dana sebelum memulai investasi!

 

Artikel ini dikutip dari finansialku.com berjudul ” Kenapa Investasi Reksa Dana “

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *