Reksa Dana Pasar Uang: Apakah Memberikan Imbal Hasil Lebih Tinggi Daripada Deposito?

Manajer Investasi Reksa Dana: Peran dan Tips Berinvestasi melalui Manajer Investasi
August 14, 2019
Cara Memilih Reksa Dana Terbaik
August 28, 2019
Show all

Reksa Dana Pasar Uang: Apakah Memberikan Imbal Hasil Lebih Tinggi Daripada Deposito?

Berinvestasi adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk membuat kondisi keuangan Anda semakin baik. Banyaknya jenis instrumen investasi yang ada saat ini mungkin membuat Anda bingung dalam menentukan dimana Anda harus berinvestasi. Umumnya, banyak orang yang memilih untuk berinvestasi secara aman, untuk menghindari kerugian yang berpengaruh pada finansial pribadinya, oleh karena itu, deposito banyak dijadikan pilihan untuk berinvestasi.

Dalam deposito, uang Anda benar-benar aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) apabila terjadi kebangkrutan yang dialami oleh bank. Namun dalam dunia investasi dikenal istilah “High risk, high return”, maksudnya adalah semakin besar risikonya semakin tinggi juga keuntungannya. Lalu apakah Anda harus mengambil investasi berisiko tinggi supaya bisa lebih untung daripada menggunakan deposito? Tentu tidak, Anda bisa melakukan investasi di Reksa Dana Pasar Uang.

Reksa Dana Pasar Uang

Investasi dalam bentuk Reksa Dana merupakan investasi yang dilakukan melalui Manajer Investasi. Prosesnya cukup mudah karena yang harus Anda lakukan adalah membeli Reksa Dana dan menyerahkan pengelolaan Reksa Dana kepada MI. Jumlah investasi anda pada Reksa Dana berbentuk unit penyertaan Reksa Dana yang besar jumlahnya tergantung berapa Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksa Dana tersebut. Peningkatan atau penurunan harga satuan unit penyertaan Reksa Dana tersebut bergantung pada keuntungan atau kerugian dalam pengelolaan Reksa Dana yang dilakukan MI Anda. Dalam hal ini, melalui Reksa Dana MI akan menginvestasikan uang Anda di pasar uang untuk mendapatkan imbal hasil. Keahlian MI dalam melihat investasi pasar uang dan jenis investasi yang baik akan sangat berpengaruh pada keuntungan atau kerugian yang Anda dapatkan.

Reksa Dana Pasar Uang merupakan jenis investasi Reksa Dana yang paling aman dibanding jenis Reksa Dana lainnya, tetapi tentu keuntungannya juga paling kecil daripada yang lain. Meskipun begitu, investasi di Reksa Dana Pasar Uang akan lebih baik daripada deposito. Mengapa?

Kelebihan Reksa Dana Pasar Uang Daripada Deposito

Berikut ini adalah hal-hal yang membuat Reksa Dana Pasar Uang lebih baik daripada deposito:

  1. Imbal Hasil Bisa Lebih Tinggi

Ketika Anda melakukan investasi dengan deposito, maka jumlah keuntungan yang akan Anda dapatkan sudah pasti sejak awal dan suku bunganya berkisar 4% hingga 6%. Sedangkan dengan menggunakan Reksa Dana Pasar Uang, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar daripada itu. Mengapa? Karena investasi yang dilakukan tidak hanya berpaku pada satu jenis produk investasi, sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari produk investasi pasar uang yang sedang bagus pada saat itu.

  • Jumlah Minimum Investasi Lebih Rendah

Dalam Reksa Dana Pasar Uang, Anda bisa mulai berinvestasi dengan modal investasi yang tergolong sangat rendah, yakni Rp.100.000, bahkan saat ini ada Reksa Dana dengan nilai minimum investasi Rp.10.000. Hal ini sangat memudahkan Anda dalam memulai investasi, karena modal investasi yang diperlukan tidak banyak dan tidak ada perbedaan return antara modal yang kecil ataupun besar.

Berbeda dengan Reksa Dana Pasar Uang, deposito mengharuskan Anda untuk memiliki modal investasi yang cukup besar. Umumnya, minimal Anda harus menaruh uang Rp.1.000.000 untuk memiliki deposito. Tentu saja dengan modal yang kecil, return yang Anda dapatkan juga hanya berdasarkan suku bunga terendah. Jadi buat kamu yang belum punya banyak modal untuk investasi, lebih baik mulai lakukan investasi di Reksa Dana Pasar Uang.

  • Pengambilan Dana Fleksibel Tanpa Denda

Seperti yang Anda ketahui, jika Anda berinvestasi dengan deposito, dana yang Anda taruh tidak dapat Anda ambil sewaktu-waktu. Ada jangka waktu yang harus dipenuhi dulu sebelum uang itu bisa diambil tanpa terkena denda. Denda akan dikenakan kepada Anda jika pengambilan dana dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo, jadi prosesnya tidak fleksibel.

Reksa Dana Pasar Uang memberikan kesempatan untuk Anda mengambil dana secara lebih fleksibel. Anda bisa mengambilnya kapan saja tanpa ada jangka waktu yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Terlebih lagi, pencairan dana di Reksa Dana Pasar Uang dapat dilakukan dengan mudah dan dimana saja karena prosesnya bisa dilakukan secara online, jadi Anda tidak perlu repot-repot menyediakan waktu khusus untuk pergi mencairkan dana Anda.

  • Tidak Ada Jangka Waktu

Sebelum memilih untuk berinvestasi dengan deposito, Anda harus memikirkan dengan matang kegunaan investasi itu dan memastikan bahwa uang itu tidak Anda perlukan sesuai jangka waktu yang sudah Anda pilih. Hal ini dimaksudkan supaya Anda tidak terkena denda jika mengambil sebelum jatuh tempo. Namun bagaimana jika tiba-tiba saja Anda mendadak membutuhkan uang itu? Disinilah letak kelebihan Reksa Dana Pasar Uang lainnya.

Saat Anda melakukan investasi di Reksa Dana Pasar Uang, Anda tidak perlu pusing memikirkan masa depan uang tersebut, karena uang bisa diambil kapan saja tanpa kena denda. Bahkan investasi bisa Anda lakukan hanya dalam 1 hari saja, jadi benar-benar tidak ribet.

Sisi Negatif Reksa Dana Pasar Uang

Poin-poin di atas merupakan kelebihan dari Reksa Dana Pasar Uang dibanding deposito, namun segala sesuatu pasti ada positif dan negatifnya. Sisi negatif dari Reksa Dana Pasar Uang sangat perlu Anda ketahui untuk mengetahui medan investasi yang akan Anda lakukan, antara lain:

  1. Berisiko

Saat melakukan investasi dengan Reksa Dana Pasar Uang, maka MI anda akan berinvestasi di portofolio efek dan instrumen pasar uang. Risiko yang mungkin muncul adalah turunnya tingkat suku bunga perbankan, atau pihak penerbit obligasi mengalami gagal bayar.

  • Nilai Imbal Hasil Tidak Pasti

Berbeda dengan deposito yang memiliki nilai return yang jelas, Reksa Dana Pasar Uang memberikan nilai return yang berfluktuasi sehingga tidak bisa diprediksi berapa imbal hasil yang akan Anda dapatkan. Dengan fluktuasi valuasi investasi, Anda bisa mendapatkan imbal hasil yang besar atau malah dapat mengalami kerugian. Hal ini bergantung pada Anda dan MI Anda untuk cermat dalam memilih underlying portofolio Reksa Dana yang paling baik.

Investasi Cerdas Dengan Reksa Dana Pasar Uang

Berdasarkan semua ulasan yang sudah Anda baca di atas, dapat disimpulkan bahwa Reksa Dana Pasar Uang lebih berisiko daripada deposito. Namun dengan risiko yang tergolong rendah ini, Anda bisa mendapatkan imbal hasil yang lebih baik daripada dengan berinvestasi hanya di deposito. Yang terpenting dalam investasi di Reksa Dana Pasar Uang adalah Anda harus pandai melihat situasi keuangan dan cerdas dalam menentukan pilihan produk Reksa Dana, karena hal itu akan berpengaruh pada imbal hasil yang akan Anda dapatkan nanti. Selain itu, Anda juga harus memiliki MI yang juga cakap dalam melakukan hal itu. Sobat Reksa Dana, jadilah investor yang cerdas dengan menggunakan Reksa Dana Pasar Uang!

Sumber : https://www.cermati.com/artikel/Reksa Dana-pasar-uang-apakah-lebih-untung-daripada-deposito

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *