Reksa Dana Ribet Dan Return Kecil, Benarkah Seperti Itu?

ingin-investasi-reksa-dana-tapi-masih-kuliah-kenapa-tidak
Ingin Investasi Reksa Dana Tapi Masih Kuliah? Kenapa Tidak?
April 22, 2021
tips-mengelola-dan-meminimalisir-risiko-investasi-reksa-dana
Tips Mengelola dan Meminimalisir Risiko Investasi Reksa Dana
April 29, 2021
Show all

Reksa Dana Ribet Dan Return Kecil, Benarkah Seperti Itu?

reksa-dana-ribet-dan-return-kecil-benarkah-seperti-itu

Ada berbagai macam pilihan investasi yang ada di Indonesia, salah satunya adalah investasi Reksa Dana. Sederhananya, Reksa Dana merupakan tempat yang digunakan untuk  menghimpun dana dari investor yang selanjutnya dikelola dan diinvestasikan dalam portofolio efek oleh pihak profesional yang disebut dengan Manajer Investasi.

Portofolio efek yang dimaksud ialah instrumen investasi seperti saham, obligasi, ataupun pasar uang seperti deposito. Dari portofolio efek inilah dana yang terkumpul dalam Reksa Dana diharapkan memberikan imbal hasil  bagi investor atau pemilik dana. Sedangkan Manajer Investasi berkerja mengelola portofolio efek tersebut. maksud dari mengelola portofolio efek ialah seperti kebijakan investasi, mengalisa efek, memaksimalkan kinerja investasi dan lain sebagainya.

Investasi Reksa Dana Ribet?

Jika hanya sekilas membaca pengertian dan alur Reksa Dana, mungkin terkesan ribet karena membutuhkan pihak ketiga untuk mengalola dana investasi dan kebijakan-kebijakan investasi diatur oleh Manajer Investasi. Padahal jika dipahami lebih lanjut, justru investasi Reksa Dana ini memudahkan para investor pemula dengan pengetahuan yang minim untuk bisa berinvestasi.

Segala sesuatu yang berkaitan dengan investasi baik melakukan analisa investasi, mengelola dana, menentukan strategi dan memaksimalkan kinerja investasi menjadi tanggung jawab Manajer Investasi. Jadi, sebagai investor Anda hanya perlu mempercayakan uang yang Anda investasikan kepada Reksa Dana.

Karena tugasnya yang strategis, maka ada kriteria dan standar kualifikasi minimum untuk menjadi Manajer Investasi yang berizin OJK. Tentu sistem investasi yang seperti ini bukan ‘ribet’ tapi justru memudahkan Anda sebagai investor terutama investor pemula untuk bisa berinvestasi dan mencapai tujuan keuangan.

Reksa Dana Tak Bisa Untung Besar?

Ada banyak keuntungan yang melekat pada Reksa Dana sebagai salah satu jenis investasi. Namun sayangnya masih banyak hal yang tidak dipahami dengan benar. Dalam Reksa Dana sendiri pun ada beberapa macam investasi seperti Reksa Dana saham, Reksa Dana pasar uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Reksa Dana Campuran.

Masing-masing jenis Reksa Dana tersebut memiliki risiko dan potensi keuntungan yang berbeda-beda. Misalnya, Reksa Dana pasar uang memiliki risiko yang sangat rendah karena dananya ditempatkan pada instrumen pasar uang seperti deposito atau obligasi jangka pendek. Maka potensi keuntungan yang diterima juga tidak sebesar Reksa Dana saham.

Pada Reksa Dana Pendapatan Tetap, instrumen investasi yang digunakan mayoritas surat utang atau obligasi yang perkembangannya bergantung pada suku bunga dan inflasi.

Sedangkan untuk jenis Reksa Dana Saham, seperti namanya maka instrumen investasi yang digunakan ialah saham yang perkembangannya dipengaruhi oleh banyak faktor. Risiko jenis investasi ini cukup tinggi namun potensi keuntungannya tinggi pula.

Jika Tahu dan Mau Memahami, Memulai Investasi Reksa Dana Bukan Hal Sulit

Kebanyakan orang takut memulai karena kurang mencari tahu dan memahami bagaimana investasi Reksa Dana. Padahal selama kita paham alurnya maka  memulai berinvestasi di Reksa Dana bukanlah hal yang sulit dilakukan. Semoga Bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *