REKSA DANA SEBAGAI PILIHAN CERDAS INVESTASI

Yuk Pahami Resiko Reksa Dana
July 28, 2019
Mengungkap Biaya Pengelolaan Reksa Dana
July 30, 2019
Show all

REKSA DANA SEBAGAI PILIHAN CERDAS INVESTASI

Gaya hidup yang semakin menuntut untuk diikuti membuat banyak kalangan lupa menyisikan pendapatan mereka untuk dapat hidup nyaman di masa datang. Bahkan simpanan yang sudah dicadangkan untuk masa depan di tabungan juga belum cukup membantu mewujudkan impian tersebut. Penghasilan yang dimiliki dan disimpan untuk digunakan di masa yang akan datang seringkali tidak bisa mengimbangi kenaikan harga disekitaran. Sehingga kita perlu mengelola keuangan secara lebih cermat untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan kita di masa depan. Alternatif produk yang dirasa mampu dan cocok untuk menjawab keresahan banyak kalangan itu adalah produk Reksa Dana.

Sebelum membahas produk Reksa Dana, akan dipaparkan terlebih dahulu alasan kenapa pilih produk Reksa Dana.

Produk Reksa Dana adalah sekumpulan dana yang dihimpun dari masyarakat, dimana pengelolaan dana ini dilakukan oleh perusahaan Manajemen Investasi. Sehingga tidak perlu lagi adanya kekhawatiran akan dana yang diinvestasikan, karena dananya sudah dikelola langsung secara profesional oleh orang-orang yang handal di bidangnya, serta produk Reksa Dana ini dimonitor langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Karena sudah dimonitor oleh Otoritas Jasa Keuangan, maka sudah dapat dipastikan bahwa produk Reksa Dana adalah produk yang aman dan diawasi OJK. Selain aman, produk Reksa Dana juga sangat terjangkau. Produk Reksa Dana juga bersifat likuid, dimana kamu dapat mencairkan produk Reksa Dana kapan saja.

Jika dibandingkan dari segi return-nya Reksa Dana berpotensi memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan simpanan tabungan. Namun, hasil yang lebih tinggi ternyata sebanding juga dengan risikonya yang lebih tinggi. Nah ini lah yang dikenal dengan istilah “High Risk High Return” yang artinya semakin tinggi hasil yang kamu dapatkan, maka semakin tinggi pula paparan risiko yang harus kamu terima untuk produk Reksa Dana tersebut.

Sekarang kamu sudah semakin tertarik berinvestasi di

produk Reksa Dana kan? Sebelum kamu berinvestasi

di produk Reksa Dana kamu harus melakukan

penilaian profil risiko terlebih dahulu untuk

mengetahui tujuan, jangka waktu, serta tingkat

risiko yang mampu kamu hadapi karena ketiga

hal ini sangat penting untuk menentukan produk

Reksa Dana apa yang cocok untuk kamu. Nah,

untuk informasi, produk Reksa Dana itu terdiri

dari 4 (empat) jenis , mulai dari memberikan

hasil rendah sampai tinggi dengan berbagai

paparan risiko.

Berikut rincian jenis-jenis produk Reksa Dana:

Secara garis besar, terdapat 4 (empat) jenis produk Reksa Dana yang dikategorikan berdasarkan komposisi dan tingkat resikonya, yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran dan Reksa Dana Saham.

1. REKSA DANA PASAR UANG 3. REKSA DANA CAMPURAN

Reksa Dana Pasar Uang merupakan produk Reksa Dengan alokasi dana gabungan antara saham, obligasi
Dana paling rendah dari segi risiko. Hal ini karena 100% (surat utang) dan pasar uang. Masing-masing
alokasinya merupakan kombinasi antara efek ekuitas
(seratus persen) dana akan diinvestasikan ke instrumen
(saham) dan efek hutang (obligasi) tidak ada yang
pasar uang, seperti Deposito dan Obligasi yang
melebihi 79% (tujuh puluh sembilan persen). Produk
memiliki masa jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun.
Reksa dana ini cocok untuk kamu yang menginginkan
Bagi kamu yang mencari alternatif investasi di produk
produk investasi dengan kombinasi portofolio
Reksa Dana untuk jangka pendek, tingkat risiko relatif
berimbang, dimana potensi imbal hasil lebih tinggi
rendah dengan likuiditas tinggi, produk Reksa Dana ini
dengan fluktuasi nilai investasi sedang.
dapat menjadi pilihan investasi untuk kamu.

2. REKSA DANA PENDAPATAN TETAP 4. REKSA DANA SAHAM
Bagi kamu yang ingin mendapatkan keuntungan lebih Reksa Dana Saham memiliki risiko yang relatif tinggi
tinggi dibandingkan Reksa Dana Pasar Uang, namun namun dapat menawarkan imbal hasil yang tinggi
dengan tingkat risiko yang sedikit lebih tinggi juga, kamu karena alokasi dananya minimal 80% (delapan puluh
bisa mencoba untuk berinvestasi di Reksa Dana persen) ditempatkan pada saham. Produk Reksa Dana
Pendapatan Tetap. Jenis produk Reksa Dana ini jenis ini cocok untuk kamu yang memiliki jangka waktu
mengalokasikan minimal 80% (delapan puluh persen) investasi panjang, menginginkan potensi imbal hasil
dananya di instrumen investasi bersifat hutang, seperti paling tinggi diantara jenis produk Reksa Dana lainnya.
Obligasi. Produk Reksa Dana ini memberikan penekanan Selain itu, produk Reksa Dana ini dapat menjadi pilihan
pada stabilitas modal dengan tingkat imbal hasil yang untuk kamu yang merupakan risk taker karena risikonya
relatif stabil dan uktuasi nilai investasi yang relatif lebih pun lebih tinggi sehingga memerlukan kecermatan dan
rendah dibandingkan dengan Reksa Dana Saham. pemahaman mengenai risiko berinvestasi di saham.

Apabila kamu mulai tertarik dan mau mencoba berinvestasi pada produk Reksa Dana, kamu dapat mendatangi kantor cabang Danamon terdekat, di mana nantinya kamu akan dibantu oleh staff Danamon yang sudah memiliki sertifikat Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana (WAPERD) untuk membantu menentukan produk Reksa Dana yang sesuai dengan kebutuhan kamu dengan cepat dan mudah.

Hanya dengan 4 (empat) tahap kamu sudah bisa berinvestasi produk Reksa Dana di Danamon:

1. Identifikasi Kebutuhan

Tentukan tujuan dan jangka waktu investasi.

2. Penilaian Profil Risiko

Identifikasi tingkat risiko yang mampu kamu terima.

3. Pemilihan Produk

Tentukan produk Reksa Dana yang tepat dan sesuai dengan tujuan kamu.

4. Manajemen Portofolio Berkala

Untuk mencapai tujuan investasi, kamu dapat melakukan pemantauan berkala atas performa produk Reksa Dana.

Masih bingung mau investasi di mana? #yaREKSADANAaja!

Reksa Dana adalah produk Pasar Modal, bukan produk bank; bukan kewajiban dan tidak dijamin oleh Bank Danamon; bukan

merupakan bagian dari simpanan dari pihak ketiga yang terkait jangka waktu tertentu serta tidak termasuk cakupan obyek program penjaminan pemerintah; mengandung risiko investasi termasuk kemungkinan kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan; kinerja masa lalu bukan merupakan indikasi atau jaminan atas hasil investasi di masa mendatang; nilai investasi dapat naik atau turun akibat berfluktuasinya Nilai Aktiva Bersih (NAB) sesuai kondisi pasar dan kualitas efek portofolio Reksa Dana. Calon Pemegang Unit Penyertaan wajib membaca dan memahami propektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *