Tips Memulai Investasi Reksa Dana

Kenali dan Pahami Istilah dalam INvestasi Reksa Dana
Kenali dan Pahami Istilah dalam Investasi Reksa Dana
February 26, 2020
Bingung Baca Prospektus Reksa Dana? Begini Caranya
Bingung Baca Prospektus Reksa Dana? Begini Caranya
March 4, 2020
Show all

Tips Memulai Investasi Reksa Dana

Tips Memulai Investasi Reksa Dana

Terdapat banyak sekali cara yang bisa digunakan untuk menyimpan uang. Namun di era seperti sekarang ini, tidak cukup jika hanya sekedar menyimpan uang kita begitu saja. Cara cerdas memanfaatkan uang lebih yang kita miliki adalah dengan cara menginvestasikannya. Dan salah satu jenis investasi yang bisa dipilih adalah investasi Reksa Dana.

Bagi Anda yang belum pernah berinvestasi Reksa Dana, jangan takut dan mengurungkan niat hanya karena tidak tahu apa dan bagaimana cara memulainya. Investasi Reksa Dana merupakan salah satu investasi yang mudah dilakukan termasuk bagi Anda investor pemula.

Lalu apa saja tips cerdas memulai berinvestasi di Reksa Dana?
Simak tips berinvestasi di Reksa Dana berikut:

  • Cari Tahu Apa itu Reksa Dana

Sebelum memulai investasi di Reksa Dana, Anda harus kenali dan pahami ‘Apa itu Reksa Dana?’

Reksa Dana ialah produk investasi yang dikelola oleh Manajer Investasi secara profesional, berinvestasi di portofolio efek seperti saham, obilgasi, dan instrumen pasar uang seperti deposito, dengan komposisi sesuai dengan jenis dan kebijakan investasi Reksa Dana tersebut.   

Reksa Dana bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin berinvestasi di efek Pasar Modal seperti saham, namun tidak memiliki waktu atau pengetahuan yang cukup untuk berinvestasi secara langsung.

  • Ketahui Jenis-Jenis Reksa Dana

Terdapat 4 jenis Reksa Dana yang populer di masyarakat:

Reksa Dana Pasar Uang

Reksa Dana yang menempatkan investasi 100% pada instrumen pasar uang seperti deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI) atau obligasi yang jangka waktu investasinya kurang dari satu tahun. Reksa Dana ini memiliki risiko investasi yang lebih kecil dibandingkan jenis Reksa Dana lainnya.

Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa Dana yang menempatkan investasi 80% pada efek bersifat utang, seperti surat utang atau obligasi. Karena underlying efek dari Reksa Dana ini adalah efek bersifat utang, Reksa Dana ini dapat memberikan stabilitas modal dengan potensi tingkat imbal hasil yang stabil.

Reksa Dana Campuran

Disebut Reksa Dana campuran karena alokasi dana investasi dari Reksa Dana ini adalah campuran dari saham, obligasi, dan instrumen pasar uang.

Reksa Dana Saham

Reksa Dana yang menempatkan investasinya 80% ke saham. Merupakan Reksa Dana dengan risiko investasi paling tinggi, namun memiliki potensi imbal hasil tinggi pula.

  • Pahami Cara Kerja Reksa Dana

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Reksa Dana menempatkan investasi ke portofolio efek seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang seperti deposito. Besaran komposisi masing-masing portofolio investasi tersebut sesuai dengan jenis dan kebijakan investasi Reksa Dananya masing-masing. Misal, untuk Reksa Dana saham, komposisi portofolio efeknya adalah 80% saham. Reksa Dana pendapatan tetap, komposisi portofolio efeknya adalah 80% di obligasi. Sedangkan Reksa Dana campuran, komposisi efeknya adalah campuran dari saham, obligasi, dan instrument pasar uang dengan besaran masing-masing maksimal 79%. Lalu, Reksa Dana pasar uang, yang berinvestasi 100% pada instrumen pasar uang atau obligasi di bawah 1 tahun.

Oleh karena sifat penempatan investasi Reksa Dana adalah ke portofolio efek Pasar Modal, yang nilainya berfluktuasi sesuai dengan harga pasar, Reksa Dana tentunya memiliki risiko investasi, dan tidak dapat menjanjikan imbal hasil pasti.

Mungkin Anda berfikir apa manfaat berinvestasi di Reksa Dana, jika Reksa Dana juga memiliki risiko investasi sama seperti investasi saham secara langsung. Seperti sudah disampaikan sebelumnya, Reksa Dana bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin berinvestasi di saham namun tidak memiliki waktu atau pengetahuan yang cukup. Anda pasti tahu jika investasi saham secara langsung, Anda harus memantau pergerakan saham secara rutin agar mengetahui waktu yang pas untuk buy atau sell. Sedangkan jika Anda berinvestasi di Reksa Dana saham, Anda tinggal mentransfer dana investasi Anda ke rekening Reksa Dana pilihan Anda yang diadministrasikan oleh Bank Kustodian, dan selanjutnya menyerahkan pengelolaannya kepada Manajer Investasi.  Peran Manajer Investasi di sini sangat penting karena pihaknya lah yang melakukan pengelolaan dana invetasi. Oleh karenanya, sangat penting bagi Anda untuk memilih Manajer Investasi dengan benar. Salah satu caranya adalah dengan mengecek kinerja, track record, dan pengalaman Manajer Investasi tersebut.

Lalu apa manfaat lainnya dari berinvestasi di Reksa Dana. Dalam investasi Reksa Dana ada namanya teknik diversifikasi, yaitu membagi risiko investasi ke berbagai efek. Karena Reksa Dana terdiri dari berbagai efek yang menjadi underlying investasinya, risiko investasi tidak berpusat pada satu efek saja, melainkan tersebar ke seluruh efeknya dengan besaran sesuai dengan persentasi efek tersebut di Reksa Dana, sehingga dapat meminimalkan risiko investasi. Misal jika saham A nilai pasar nya turun masih bisa ditutupin risiko kerugiannya dengan keuntungan nilai saham B yang nilai pasarnya sedang naik. Namun dengan catatan, portofolio efek yang menjadi underyling Reksa Dana tersebut likuid yaa. Karena itu balik lagi pilihlah Manajer Investasi dan Reksa Dana dengan benar. Jika semua prosesnya Anda lakukan dengan benar, niscaya investasi Reksa Dana akan memberikan manfaat bagi Anda.  

  • Berinvestasi Sesuai Tujuan

Ada baiknya memilih investasi Reksa Dana berdasarkan tujuan investasi Anda. Hal ini akan lebih memudahkan Anda dalam menentukan jenis Reksa Dana yang Anda pilih dan agar investasi yang Anda lakukan lebih terarah dan fokus. Misalnya Anda ingin berinvestasi untuk kebutuhan traveling di tahun depan, Anda bisa berinvestasi di Reksa Dana pasar uang yang memiliki jangka waktu investasi pendek. Atau Anda membutuhkan dana sekolah untuk 5 tahun mendatang, Anda bisa berinvestasi di Reksa Dana saham.  

Sudah Siap Memulai Berinvestasi di Reksa Dana?

Dengan memahami instrumen investasi yang akan kita gunakan maka meskipun sebagai investor pemula, Anda tetap percaya diri untuk memulai berinvestasi. Jadi, ketahui dan pahami dengan baik, mantapkan langkah, dan jadilah investor cerdas!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *